TRIBUNJOGJA.COM - Fabio Capello yakin AC Milan dapat mengejar ketertinggalan tujuh poin dalam perebutan Scudetto dengan Inter Milan.
Sebelumnya, Inter Milan unggul 10 poin dari AC Milan sebelum Derby della Madonnina, Senin dini hari WIB.
Gol pertama bek sayap kiri Pervis Estupinan memastikan kemenangan 1-0 AC Milan atas rival sekota mereka, Inter Milan.
Kini persaingan perebutan gelar kembali terbuka, meskipun selisih tujuh poin dengan 10 putaran tersisa masih merupakan rintangan yang signifikan untuk diatasi .
Capello yakin AC Milan akan berhasil menyusul Inter Milan dan meraih gelar Scudetto Liga Italia Serie A musim ini.
“Inter Milan masih memiliki keunggulan besar, tetapi saya pikir lebih dari segalanya ini sekarang adalah masalah psikologis,” kata Capello dalam perannya sebagai komentator di Sky Sport Italia.
“Dalam setiap pertandingan belakangan ini, Inter Milan selalu menampilkan momen-momen permainan sepak bola yang hebat dan momen-momen yang sangat lambat dan menjengkelkan.
“Inilah yang memungkinkan lawan mereka untuk menimbulkan masalah bagi mereka.”
AC Milan kini berada di posisi yang sangat tinggi, jauh di depan tim-tim lain yang bersaing memperebutkan empat besar.
Oleh karena itu, mereka tidak memiliki apa pun untuk dipertaruhkan, yang menurut mantan pelatih Rossoneri itu bisa menjadi hal yang penting.
“Mereka memiliki jadwal pertandingan yang cukup bagus, jadi mengapa tidak mencoba untuk mengejar ketertinggalan di posisi pertama?
“Saya berhasil melakukannya dengan Real Madrid, saya berhasil mengejar selisih sembilan poin dengan Barcelona, tepat karena mereka terlalu percaya diri dengan keunggulan yang begitu besar.”
Capello pun mengatakan bahwa apa yang menjadi tujuan klub selangkah lagi akan tercapai, yakni lolos ke Liga Champions musim depan alias minimal berada di posisi keempat.
“Menurutku dia harus memberi tahu mereka bahwa mereka hampir mencapai tujuan mereka, jadi sekarang saatnya bersenang-senang dan menikmati diri mereka sendiri.”
Di sisi lain, Capello mengkritik performa Inter Milan yang menurutnya tidak menyenangkan untuk ditonton.
“Saya melihat Inter Milan tampak begitu lesu, kurang semangat dan tekad. Saya tidak tahu mengapa, tetapi Inter Milan tidak memainkan derbi dengan karakter yang benar."
“Saya terkejut melihat betapa lambatnya Nerazzurri mengoper bola. Mungkin mereka kehilangan Hakan Calhanoglu di lini tengah.”
Untuk itu, Capello menyarankan Cristian Chivu agar menyelesaikan masalah konsistensi dan intensitas dalam penampilan Inter Milan.
“Mereka harus bermain dengan lebih rendah hati dan saling membantu, sesuatu yang belum cukup saya lihat akhir-akhir ini di pertandingan Inter Milan,” tambah Capello.
“Inter Milan harus sangat waspada agar tidak mengulangi kesalahan yang sama. Bahayanya sekarang adalah para pemain tidak akan memiliki keyakinan dan fokus yang sama.”
Di laga itu, Lautaro Martinez absen karena cedera, tetapi meminta untuk dimasukkan dalam daftar pemain cadangan agar ia bisa dekat dengan rekan-rekan setimnya dan duduk di bangku cadangan sepanjang pertandingan.
“Lautaro adalah kapten sejati, salah satu figur yang bisa membangkitkan semangat tim, berlari ke mana-mana, dan bekerja keras daripada hanya mencetak gol. Ketangguhan itulah yang hilang dari Inter Milan saat ini,” tambah Capello.