Kebakaran di Rante Pasele Toraja Utara, Tiga Keluarga Kehilangan Tempat Tinggal
Imam Wahyudi March 10, 2026 06:47 PM

TRIBUNTORAJA.COM, RANTEPAO - Sebuah rumah kontrakan di Jalan Pacuan Kuda, Lorong Kelinci, Kelurahan Rante Pasele, Kecamatan Rantepao, Toraja Utara, Sulawesi Selatan, ludes dilalap si jago merah, Selasa (10/3/2026) sekitar pukul 13.00 WITA.

Kebakaran tersebut menghanguskan bangunan kontrakan yang memiliki tujuh kamar.

Namun saat kejadian, hanya tiga kamar yang dihuni, sementara empat kamar lainnya masih kosong.

Baca juga: BREAKING NEWS: Koalisi Mahasiswa Toraja Unjuk Rasa Tolak Ranperda RT/RW 2026–2045

Tiga kamar yang ditempati itu dihuni oleh dua keluarga dan satu penghuni lajang.

Akibat peristiwa tersebut, tiga keluarga harus kehilangan tempat tinggal.

Api yang cepat membesar membuat para penghuni tidak sempat menyelamatkan banyak barang.

Mereka hanya berusaha menyelamatkan diri dari kobaran api yang semakin meluas.

Salah satu penghuni, Srianti, mengaku hanya sempat menyelamatkan sejumlah dokumen penting seperti kartu keluarga.

Ia menuturkan, sebelum api membesar dirinya sempat mendengar seseorang berteriak menanyakan siapa yang bermain api.

“Ada yang teriak waktu kejadian, tanya siapa yang main api. Saya jawab tidak tahu,” ujarnya di lokasi kebakaran.

Srianti mengatakan saat melihat ke arah sumber suara, api sudah membesar sehingga membuatnya panik dan langsung menyelamatkan diri.

“Ternyata waktu saya lihat, api sudah besar. Saya panik dan langsung lari,” katanya.

Saat kejadian, Srianti mengaku berada di rumah seorang diri karena suaminya sedang berada di luar.

Sementara salah satu anggota keluarga lainnya lebih dulu menyelamatkan diri karena membawa anak kecil.

“Baru saya di sini sendiri, tidak ada suami bantu karena di luar. Iparku juga ada, tapi dia lari duluan karena ada anak kecilnya,” jelasnya.

Sementara itu, penyewa lainnya, Resa, mengatakan dirinya sedang bekerja di luar rumah saat kebakaran terjadi. Ia mengetahui peristiwa tersebut setelah mendapat telepon dari seseorang.

“Saya ditelepon lalu langsung datang ke sini,” ujarnya.

Namun saat tiba di lokasi, api sudah membesar sehingga tidak ada barang yang sempat diselamatkan.

“Tidak ada sama sekali yang bisa saya ambil. Untung motor saya tidak terbakar karena api tidak sampai ke depan,” katanya.

Ia menambahkan saat mencoba melihat ke bagian belakang rumah, kondisi bangunan sudah rata dilalap api.

Hingga kini penyebab pasti kebakaran tersebut belum diketahui.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun para penghuni mengalami kerugian karena sebagian besar barang mereka tidak sempat diselamatkan.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.