SURYA.CO.ID, SURABAYA - DPRD Kota Surabaya menggelar kegiatan buka puasa bersama (bukber) sekaligus menyalurkan santunan kepada 100 anak yatim. Kegiatan yang menyemarakkan Ramadan 2026 ini berlangsung khidmat di Gedung DPRD Surabaya, Senin (9/3/2026).
Suasana hangat menyelimuti lobi lantai 1 saat para pimpinan dan anggota dewan berbaur langsung dengan anak-anak. Tawa dan keceriaan terpancar dari wajah para penerima santunan yang datang dari berbagai wilayah di Kota Pahlawan.
Kegiatan tahun ini terasa berbeda dan penuh emosional karena dilakukan tanpa kehadiran Ketua DPRD Surabaya, Adi Sutarwijono. Almarhum yang dikenal aktif mendorong aksi sosial di lingkungan dewan, telah berpulang beberapa waktu lalu.
Wakil Ketua DPRD Surabaya, Arif Fathoni, mengajak seluruh hadirin untuk sejenak menundukkan kepala. Hal ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi almarhum selama menjabat.
“Kita heningkan cipta sejenak untuk mengenang almarhum Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono,” ujar Arif Fathoni di sela acara yang berlangsung sederhana namun sarat makna tersebut.
Wakil Ketua DPRD Surabaya, Bahtiyar Rifai, menjelaskan bahwa santunan ini adalah agenda rutin tahunan. Politisi Partai Gerindra ini berharap jumlah peserta dan kolaborasi bisa terus ditingkatkan di masa mendatang.
Senada, Wakil Ketua DPRD Surabaya Laila Mufidah menekankan pentingnya silaturahmi. Menurut politisi PKB ini, doa dari anak yatim diharapkan mampu menjaga kondusivitas dan keberkahan bagi seluruh warga Surabaya sepanjang tahun 2026.
Berdasarkan catatan redaksi, DPRD Surabaya memiliki tradisi kuat dalam mengintegrasikan fungsi legislasi dengan kegiatan sosial. Setiap bulan suci Ramadan, gedung dewan tidak hanya menjadi tempat rapat paripurna, tetapi juga pusat kegiatan kemasyarakatan.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya mendekatkan lembaga legislatif dengan konstituen, khususnya kelompok rentan. Program ini sejalan dengan visi Surabaya sebagai Kota Layak Anak tingkat dunia.
DPRD Surabaya mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat solidaritas sosial selama bulan Ramadan.
Bagi warga yang ingin berpartisipasi dalam aksi serupa, disarankan untuk menyalurkan bantuan melalui lembaga resmi atau panti asuhan terverifikasi guna memastikan bantuan tepat sasaran.