TRIBUN-TIMUR.COM, WAJO - Sebanyak 5 rumah panggung milik warga di Desa Nepo, Kecamatan Tanasitolo, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan (Sulsel) terbakar.
Kebakaran terjadi sekira pukul 14.15 Wita, di Jl Tamolampadong, Selasa (10/3/2026).
Rumah yang terbakar masing-masing milik Haji Mangga (60), Husaini (40), Sappe (35), Roni (35) dan Sultan (50).
Plt Satpol PP dan Damkar Wajo, Andi Hasanuddin mengatakan api bermula dari rumah milik Haji Mangga.
"Informasi yang kami terima, api muncul pertama kali dari rumah Haji Mangga kemudian merembet ke rumah warga lainnya," ujarnya saat dikonfirmasi Tribun-Timur.com.
"Kondisi cuaca saat itu mendung dan angin bertiup sangat kencang, sehingga dengan cepat merembet. Lokasi rumah juga saling berdempetan," sambungnya.
Baca juga: Korban Kebakaran di Terang-Terang Bulukumba Butuh WC dan Air Bersih, Sembako Tak Bisa Dimasak
Dikatakan, penyebab kebakaran masih dalam tahap penyelidikan.
"Penyebab kebakaran masih dilakukan proses penyelidikan pihak kepolisian. Kami belum bisa membeberkan," katanya.
Tak sampai disitu, Andi Hasanuddin mengurai rumah panggung beserta perabot ikut terbakar.
"Hampir seluruh perabot masing-masing rumah terbakar. Adapula Mobil Kijang dan Motor Jupiter Z ikut terbakar," urainya.
Api berhasil dipadamkan setelah 4 unit armada Damkar Wajo terjun ke lokasi.
Kurang lebih 2 jam lamanya, petugas dibantu warga sekitar memadamkan api.
"4 unit mobil damkar, 2 dari posko induk, 1 dari posko Maniangpajo ditambah 1 unit armada suplai," bebernya.
Kapolsek Tanasitolo, AKP Wahyudin menyebut saat ini korban mengungsi ke rumah kerabat.
"Kami masih proses penyelidikan, korban sementara mengungsi di rumah kerabatnya," bebernya.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian ditaksir hampir Rp1 Miliar.
"Tidak ada korban, tapi kerugian ditaksir mencapai Rp900 juta rupiah," tandasnya.(*)