Cerita Nabilah O’Brien Usai Kasus dengan Zendhy Kusuma Damai: Mata Sembab dan Malam yang Panjang
Satrio Sarwo Trengginas March 10, 2026 09:07 PM

TRIBUNJAKARTA.COM - Selebgram, Nabilah O'Brien mengungkapkan kelegaan setelah melewati masa yang ia sebut sebagai malam yang panjang. 

Dalam postingannya di Instagram, Nabilah menggambarkan bagaimana dirinya harus menanggung tekanan selama kasus tersebut berlangsung. 

Bahkan, matanya sempat sembab dan tampak lingkar hitam di bawah matanya.

Kondisi fisik itu menandakan kelelahan yang dirasakannya selama kasus itu bergulir karena tak henti memikirkannya. 

"Beberapa waktu terakhir terasa seperti malam yang terlalu panjang. Mata sembab dan lingkar hitam di bawah mata menjadi tanda bahwa lelah pernah tinggal cukup lama," tulis Nabilah pada Selasa (10/3/2026).

Meski begitu, ia mengaku tetap berusaha bertahan dan menjalani aktivitas seperti biasa.

Menurutnya, ada banyak orang yang menggantungkan harapan kepadanya sehingga ia harus tetap berdiri dan melanjutkan pekerjaannya.

"Ada banyak hal yang harus ditanggung dalam diam, sambil tetap berdiri agar roda kehidupan orang-orang yang bergantung di tempat ini tidak berhenti berputar," lanjutnya.

Kini, setelah polemik tersebut mereda, Nabilah mengaku merasakan kelegaan yang belum ia rasakan selama beberapa waktu terakhir.

Ia bahkan berharap bisa kembali tidur dengan tenang.

"Hari ini, untuk pertama kalinya setelah sekian lama, rasanya dada menjadi lapang. Mungkin malam ini akhirnya bisa benar-benar tidur," tulisnya.

Nabilah juga menyatakan siap kembali fokus bekerja dan menjalankan tanggung jawabnya.

“Akhirnya, saya dapat kembali bekerja-menjadi tulang bagi mereka yang menggantungkan harapan di sini," ujarnya.

Di akhir pernyataannya, Nabilah menyampaikan terima kasih kepada sejumlah pihak yang telah memberikan dukungan, termasuk kepada anggota DPR RI serta masyarakat yang mengikuti perkembangan kasus tersebut.

"Terima kasih Bapak Habiburokhman, terima kasih DPR RI, dan terima kasih kepada seluruh masyarakat Indonesia," tulisnya.

Saling cabut laporan

Selebgram sekaligus pemilik restoran Bibi Kelinci Kopitiam, Nabilah O’Brien dan pelapornya, Zendhy Kusuma sepakat berdamai dalam kasus dugaan pencemaran nama baik yang sebelumnya diproses oleh kepolisian.

Kedua pihak juga telah mencabut laporan polisi masing-masing.

Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko, memastikan mediasi berjalan lancar.

“Dalam perjanjian perdamaian ini sudah kami sampaikan tadi, dan kemudian pada proses ini masing-masing sudah melakukan pencabutan dalam pelaporan di masing-masing para pelapornya ya,” ungkap Trunoyudo.

Selain itu, kedua belah pihak juga setuju untuk menghapus unggahan terkait kasus di akun media sosial masing-masing.

Meski begitu, Trunoyudo menegaskan bahwa status tersangka belum dapat dipastikan sepenuhnya, namun langkah perdamaian memberi rasa keadilan bagi kedua pihak.

“Tentunya ada proses yang sudah ditandatangani dalam pelaporan ini. Proyeksi kita adalah memberikan rasa keadilan para pihak, kedua belah pihak semuanya,” ujarnya.

Memilih Memaafkan

Di hadapan awak media, Nabilah menegaskan bahwa ia telah memaafkan pihak lawan dan mengamini pencabutan laporan dugaan pencurian terhadap Zhendy dan Evi di restorannya.

“Saya maafin semuanya saya mau tidur, saya mau kerja, saya sudah bukan tersangka, itu saja,” kata Nabilah.

“Saya maafin 100 persen, iya (sudah cabut laporan) saya mau tidur soalnya,” tambahnya.

Pihak Zhendy dan Istri Tetap Tenang

Sementara itu, Zhendy Kusuma dan Evi Santi Rahayu keluar lebih dulu dari Bareskrim Polri.

Keduanya enggan berkomentar panjang lebar, hanya menyinggung soal tercapainya perdamaian.

“Kasih itu lemah lembut damai sejahtera,” ucap Evi singkat.

Berita terkait

  • Baca juga: Setelah Kritik Pedas Kasus Kapolres Sleman, Safaruddin Soroti Polisi di Kasus Nabilah OBrien
  • Baca juga: 2 Jenderal Soroti Kasus Owner Bibi Kelinci Nabilah OBrien dengan Zendhy Kusuma: Perkara Ini Unik Ya
  • Baca juga: Akhiri Perseteruan, Nabilah OBrien dan Zendhy Kusuma Sepakat Cabut Laporan dan Berdamai

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.