Jakarta (ANTARA) - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) melanjutkan pelaksanaan seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi madya untuk posisi Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM).
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Publik Kemenimipas M. Akbar Hadiprabowo dalam keterangannya di Jakarta, Selasa mengatakan seleksi terbuka pengisian jabatan Direktur Jenderal (Dirjen) Imigrasi resmi ditutup hari ini, setelah adanya Keputusan Presiden (Keppres) yang menetapkan Dirjen Imigrasi.
"Penetapan pejabat Direktur Jenderal Imigrasi sudah terbit melalui Keputusan Presiden," kata Akbar.
Dia menjelaskan dengan adanya Keppres tersebut, hasil seleksi tahap pertama tidak dilanjutkan. Penetapan itu merupakan kewenangan pemerintah dalam rangka memastikan kesinambungan kepemimpinan dan pelaksanaan tugas dan fungsi instansi.
"Oleh karena itu, seleksi terbuka untuk jabatan Dirjen Imigrasi tidak dilanjutkan. Sementara, proses seleksi untuk jabatan Kepala BPSDM tetap berjalan sebagaimana direncanakan," katanya.
Adapun, dengan telah ditetapkannya Dirjen Imigrasi melalui Keppres, kebutuhan pengisian jabatan tersebut dinyatakan telah terpenuhi melalui mekanisme pengangkatan pejabat pimpinan tinggi madya, sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Sementara itu, pelaksanaan seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Madya untuk posisi Kepala BPSDM Kemenimipas tetap dilanjutkan sesuai dengan pengumuman sebelumnya.
Diberitakan sebelumnya, Selasa (3/3), Kemenimipas membuka seleksi terbuka untuk jabatan Dirjen Imigrasi gelombang kedua dan Kepala BPSDM yang diawali tahap pendaftaran pada tanggal 9-27 Maret dan dilanjutkan seleksi administrasi pada 30 Maret-2 April.
Seleksi jabatan tersebut terbuka untuk para ASN, TNI, Polri dan non-ASN.
Seleksi terbuka itu dilaksanakan berdasarkan Surat Menteri Sekretaris Negara Nomor R-230/M/SDK/PA.01.03/07/2025 tanggal 3 Juli 2025 tentang Pengisian JPT Madya di lingkungan Kemenimpias.
Adapun pelaksanaan seleksi ini dilakukan untuk menjaring lebih banyak calon peserta, setelah seleksi gelombang pertama digelar tahun lalu.
Setelah tahap pendaftaran dan seleksi administrasi rampung, tahap berikutnya adalah uji kompetensi manajerial dan sosiokultural, uji kompetensi bidang teknis, wawancara akhir serta tes kesehatan yang waktunya akan ditentukan kemudian.







