Pastikan Harga dan Stok Bahan Pokok, Bupati dan Wabup Tabalong Turun Langsung ke Pasar Tanjung
Irfani Rahman March 10, 2026 09:52 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Bupati Tabalong HM Noor Rifani bersama Wabup Tabalong Habib Muhammad Taufani Alkaf, turun langsung ke Pasar Tanjung, Selasa (10/3/2026), untuk memastikan kondisi harga serta stok bahan pokok saat Ramadan dan jelang Idul Fitri.

Turut serta mendampingi Sekda Tabalong Hj Hamida Munawarah, Kepala DKUPP Tabalong Soleh, serta unsur dari Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Tabalong. 

Bupati H Fani dan Wabup Habib Taufan berkomunikasi langsung dengan para pedagang dan membeli barang jualan milik pedagang, baik berupa sayur, ikan, minyak, hingga kue.

Barang dagangan yang dibeli kemudian langsung dibagi-bagikan lagi kepada masyarakat atau pengunjung yang saat itu berada di Pasar Tanjung. 

Selain itu, pada momen ini juga digunakan Bupati H Fani untuk meninjau Kios Pengendali Inflasi yang sejak kemarin telah dibuka Pemkab Tabalong di kawasan Pasar Tanjung.

-Bupati Tabalong HM Noor Rifani diwawacarai usai peninjauan di Pasar Tanjung,
WAWANCARA-Bupati Tabalong HM Noor Rifani didampingi Wabup Tabalong Habib Muhammad Taufani Alkaf dan Sekda Hj Hamida Munawarah diwawacarai usai peninjauan di Pasar Tanjung, Selasa (10/3/2026).

Operasional Kios Pengendali Inflasi yang berada dalam di Pasar Tanjung ini untuk pertama kali dan saat ini masih menjadi satu-satunya. 

Kios ini merupakan tindak lanjut dari rakor pengendalian inflasi dan hanya menjual barang-barang kebutuhan pokok yang ada HET atau HAP.

"Hari ini saya dengan pak wabup, ibu sekda, dan TPID bersama-sama kunjungi pasar terbesar di Kabupaten Tabalong, yaitu Pasar Tanjung," kata Bupati H Fani. 

Menurutnya, kunjungan yang dilakukan ini untuk melihat langsung bagaimana stok barang pokok yang ada di Pasar Tanjung.

Dari hasil pemantauan, lanjut H Fani, untuk ketersediaan barang kebutuhan pokok dipastikan sangat cukup.

"Tadi dapat dilihat, beras, bawang, minyak, telur, ayam, ikan, semuanya ada. Jadi kalau stok tidak ada masalah," ungkap H Fani.

Sedangkan untuk kondisi harga juga masih berada dalam batas kewajaran walaupun ada beberapa yang alami kenaikan. 

Kenaikan harga ini lebih disebabkan karena saat Ramadan dan jelang Idul Fitri ini juga terjadi peningkatan permintaan.

"Kami berharap ini tidak akan banyak melonjak, kami juga akan lakukan langkah antisipasi," katanya. 

Langkah antisipasi dilakukan agar jangan sampai terjadi lonjakan tinggi yang bisa membuat daya beli masyarakat menurun. (AOL)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.