Momen Tak Biasa David Sebelum Tertemper Kereta Api di Padang: Cium Tangan Ibu dan Selalu Tersenyum
Rezi Azwar March 10, 2026 10:27 PM

TRIBUNPADANG.COM, PADANG PARIAMAN - Ibu korban kecelakaan kereta api, Nona, mengenang detik-detik saat anaknya, David, meminta izin untuk mengikuti turnamen futsal sebelum berangkat ke Kota Padang.

Sebanyak tiga orang remaja bernama Wahyu Rizki Anugrah, David Ricardo, dan Falza, tertemper kereta api di jalur rel kawasan Kelurahan Parupuk Tabing, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, pada Sabtu (7/3/2026).

Ketiga korban berasal dari Kecamatan Sungai Geringging, Kabupaten Padang Pariaman, Sumbar. Kedatangannya ke Kota Padang dalam rangka mengikuti turnamen futsal.

Nahas remaja tersebut menjadi korban tertemper kereta api hingg membuat dua orang bernama David dan Wahyu meninggal dunia. Sedangkan korban bernama Falza masih dirawat di rumah sakit Hermina di Padang.

Baca juga: 2 Pelajar Tewas Tertemper KA di Padang, Wali Kelas: Mereka Berprestasi dan Tidak Pembangkang

Diketahui, kecelakaan kereta api dengan pelajar SMAN 1 Sungai Geringging, terjadi tepatnya di jalur rel kawasan KM 15+400 antara Stasiun Padang dan Stasiun Tabing.

Masih segar dalam ingatan Nona, ketika anaknya meminta izin untuk mengikuti turnamen futsal di Padang.

"Sebelumnya David minta izin untuk mengikuti lomba futsal, bahkan sejak Jumat malam sudah disampaikan. Ia ingin berangkat ke Padang pukul 17.00 WIB," ungkapnya kepada TribunPadang.com, Selasa (10/3/2026).

Momen berbeda dari biasanya terjadi saat David hendak berangkat, lalu mencium tangan ibunya sembari berkata segera berangkat ke Padang untuk mengikuti pertandingan futsal.

Baca juga: 2 Tewas dan 1 Selamat Akibat Tertemper KA di Padang: Martina Kenang David dan Wahyu Sosok yang Ramah

Sebelumnya ujar Nona, ketika David ingin bepergian ke suatu tempat tidak pernah cium tangan dan hanya meminta izin.

Melihat hal itu, Nona merasa ada yang berbeda dari David, namun tetap mengizinkan dan menyuruhnya juga menyampaikan kepada sang ayah.

"Iya, sebelum berangkat dia izin, bahkan mencium tangan saya, tak seperti biasanya," ucapnya sembari mengingat momen tersebut.

Tak sampai di situ, beberapa aktivitas terasa berbeda dari biasanya, sebelum berangkat David mandi menggunakan sabun kakaknya beraroma sangat harum.

Baca juga: Sosok Remaja Korban KA Padang: Pribadi Ceria yang Bawa Sekolahnya Berprestasi di Turnamen Futsal

Kebiasaan ini juga tidak pernah dilakukannya, lantas Nona sempat merasa khawatir terhadap anaknya tersebut.

Hingga David hendak berangkat, Nona sampai memperhatikan sang anak hingga ke depan rumah.

"Saya sempat berpikir, mengapa dia tiba-tiba salam, bahkan mandi pakai sabun kakaknya, biasanya tidak seperti itu. Menjelang meninggalkan rumah, David melihat saya selalu senyum," pungkasnya dengan perasaan sedih.

Di tengah kekhawatiran dan perubahan sikap anaknya yang tak biasa, Nona tib-tiba menerima panggilan telepon dari teman David yang juga berangkat dalam delapan orang rombongan untuk mengikuti pertandingan futsal.

Akan tetapi, temannya mengabari kepada Nona hanya meminta kartu keluarga dan KTP David. Lantas, ia langsung menanyakan bagaimana kabar David.

Temannya sempat mengelak, namun setelah diminta menjelaskan, disampaikan jika David mengalami kecelakaan.

Baca juga: Diantar Teman Sekelas, 2 Korban KA Padang Dimakamkan di Sungai Geringging: "Mereka Baik dan Ceria"

"Saya langsung kaget dan menangis, kemudian berangkat ke RS Hermina Padang, karena sebelumnya sudah disampaikan dibawa ke sana. Namun temannya menyampaikan, kondisi David tidak terlalu parah, mungkin agar saya tidak khawatir," tuturnya.

Hingga akhirnya, saat sampai di RS Hermina Padang, David dinyatakan meninggal dunia. Nona mengaku menangis, namun harus merelakan kepergian anaknya tersebut.

Diketahui, David disemayamkan di Sungai Geringging, Kabupaten Padang Pariaman, pada Minggu (8/3/2026) siang.

Kini, Nona hanya bisa mengingat kenangan bersama anaknya itu, bahkan ia menyebut sempat memeluk foto sang anak.(Tribunpadang.com/Muhammad Iqbal)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.