Remaja SMP jadi Peracik Petasan Jumbo dan Jadi Korban Ledakan Bahan Petasan di Kertosono Nganjuk
Dyan Rekohadi March 10, 2026 10:32 PM

 

SURYA.CO.ID, NGANJUK - Remaja usia anak sekolahan level SMP kembali jadi korban ledakan bahan petasan saat meracik mercon dalam peristiwa yang terjadi di Kertosono, Nganjuk, Jawa Timur, Senin (9/3/2026) malam.

Sebelumnya seorang remaja juga jadi korban tewas saat meracik petasan di Ponorogo, 1 Maret lalu.

Dalam peristiwa ledakan petasan di Dusun Jabon, Desa Drenges, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk, Senin (9/3/2026) malam, diketahui para korban tengah meracik petasan dengan ukuran sebesar betis orang dewasa. 

Salah satu ayah korban, Fatoni, mengatakan ukuran petasan yang dibuat terbilang cukup besar. 

Fatoni masih tersentak pasca kejadian ledakan petasan menimpa anaknya. 

"Ukuran petasannya sebesar betis kaki orangdewasa," katanya, Selasa (10/3/2026). 

Petasan itu meledak saat diracik .

 

Baca juga: Update Daftar Korban Ledakan Petasan Maut di Plosojenar Ponorogo, Total jadi 3 Korban

 

Orangtua Sudah Melarang


Fatoni merupakan ayah dari korban berinisial FF. 

FF terluka ringan akibat terkena ledakan petasan. 

"Anak saya terluka di bagian telinga belakang dan leher," ujarnya. 

Fatoni tak mengetahui saat sang anak membuat petasan bareng tiga rekannya. 

Petasan itu diramu di belakang kandang sapi milik Fatoni. 

Sebelumnya, Fatoni sudah melarang sang anak membuat petasan. 

"Waktu itu saya tadarusan di langgar bersama istri. Sehingga tak tahu secara rinci kejadian ini," terangnya. 

Baca juga: 3 Pelajar SMP jadi Korban Ledakan Petasan saat Meracik di Kertosono Nganjuk, 2 Korban Luka Berat

 

Empat Remaja Racik Petasan, 2 Diantaranya Luka Parah

Dalam kejadian tersebut, tiga orang dilaporkan terluka. 

Kala itu, ada empat remaja tengah meramu petasan di belakang kandang sapi . 

Keempat korban, yakni berinisial AB, SP, MA, dan FF. 

Korban masih belia tercatat duduk di bangku sekolah menengah pertama (SMP). 

Usia korban berkisar 14 tahun. Mereka adalah empat sekawan. Semua warga Dusun Jabon, Desa Drenges. 

Tiga dari empat remaja tersebut terluka akibat ledakan petasan yang mereka buat. 

Dua orang terluka berat SP dan AB.

Untuk FF luka ringan. Sedangkan, MA selamat tanpa luka. 

Awalnya, dua korban luka parah, SP dan AB dilarikan ke klinik terdekat. 

Setelahnya, tim medis klinik memutuskan merujuk keduanya ke RSUD Kertosono untuk mendapat penanganan lanjutan. FF rawat jalan. 

Polisi telah melakukan olah TKP dan meminta keterangan saksi. Garis polisi juga terpasang di lokasi kejadian.
(nen) 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.