BOLASPORT.COM - Sejumlah pihak meragukan kiprah Timnas Maroko di Piala Dunia 2026 usai Walid Regragui mundur dari kursi pelatih tim.
Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada pada 11 Juni hingga 19 Juli mendatang seharusnya disambut Timnas Maroko dengan optimisme tinggi.
Pasalnya, tim berjuluk Singa Atlas itu akan datang ke turnamen paling akbar antarnegara dengan status sebagai salah satu semifinalis pada edisi terakhir di Qatar.
Mereka juga lolos dari kualifikasi zona Afrika dengan rekor sempurna.
Maroko mencatatkan 8 kemenangan dari 8 laga, serta mencetak 22 gol dan hanya kebobolan 2 kali di Grup E.
Namun, persiapan mereka menuju Piala Dunia 2026 harus terganggu setelah kejutan besar terjadi di kursi kepelatihan.
Kurang dari 100 hari turnamen tersebut digelar, Walid Regragui mengundurkan diri pada 5 Maret lalu.
Keputusan tersebut diambil setelah meningkatnya tekanan terhadapnya pasca kegagalan Maroko menjuarai Piala Afrika 2025.
Maroko hanya menjadi runner-up di rumah sendiri.
Regragui sendiri merupakan sosok utama di balik keberhasilan Maroko "mengaum" di berbagai turnamen akbar terakhir yang mereka ikuti.
Oleh sebab itu, wajar jika kiprah Maroko di Piala Dunia 2026 diragukan sejumlah pihak setelah ditinggal pelatih berusia 50 tahun tersebut.
Namun, meski tanpa Regragui, Maroko sebenarnya tetap berada dalam posisi yang kuat.
Pemain kunci seperti Achraf Hakimi dan Brahim Diaz tetap berada dalam kondisi puncak.
Selain itu, pengganti Regragui merupakan sosok yang tidak asing bagi publik Negeri Maghribi.
Sosok tersebut ialah Mohamed Ouahbi.
Ouahbi adalah pelatih yang membawa Maroko menjuarai Piala Dunia U-20 2025.
Hal itu membuatnya diyakini dapat memadukan generasi muda berbakat Maroko dengan para pemain senior di Piala Dunia mendatang.
Pertandingan uji coba melawan Ekuador dan Paraguay pada akhir bulan ini akan menjadi pembuktian awal apakah Maroko tetap kuat setelah ditinggal Regragui.
Dua laga tersebut juga sekaligus menjadi uji kelayakan Ouahbi sebagai pelatih baru.
Di Piala Dunia 2026, Maroko tergabung di Grup C bersama Brasil, Skotlandia, dan Haiti.
Profil Timnas Maroko:
Asosiasi: Royal Maroccan Football Federation (FRMF)
Konfederasi: Confederation Africaine de Football (CAF)
Julukan: The Atlas Lions
Peringkat FIFA: 8
Pelatih: Mohamed Ouahbi
Penampilan terbanyak: Noureddine Naybet (115)
Top scorer: Ahmed Faras (36)
Prestasi: Juara Piala Afrika (1976), juara Piala Arab (2012, 2025), juara African Nations Championship (2018, 2020, 2024)
Pencapaian di Piala Dunia:
1930-1958 - Tidak ikut kualifikasi
1962 - Tidak lolos
1966 - Mundur
1970 - Fase grup
1974-1982 - Tidak lolos
1986 - Babak 16 besar
1990 - Tidak lolos
1994-1998 - Fase grup
2002-2014 - Tidak lolos
2018 - Fase Grup
2022 - Peringkat keempat
2026 - ?
Daftar Pemain Timnas Maroko:
Kiper
Yassine Bounou, Munir Mohamedi, Ahmed Reda Tagnaouti
Bek
Achraf Hakimi, Noussair Mazraoui, Nayef Aguerd, Romain Saiss, Jawad El Yamiq, Achraf Dari, Badr Benoun, Yahia Attiyat Allah
Gelandang
Sofyan Amrabat, Hakim Ziyech, Azzedine Ounahi, Abdelhamid Sabiri, Illias Chair, Selim Amallah, Bilal El Khannous, Yahya Jabrane
Penyerang
Abderrazak Hamdallah, Anass Zaroury, Zakaria Aboukhlal, Abde Ezzalzouli, Sofiane Boufal, Youssef En-Nesyri, Walid Cheddira
Ket.: Skuad hingga 10 Januari 2026.
Peluang di Piala Dunia 2026:
Sebagai salah satu semifinalis pada edisi terakhir, Maroko datang ke Piala Dunia 2026 dengan ekspektasi jauh lebih tinggi. Namun, mereka tak lagi memiliki sosok Walid Regragui di pinggir lapangan. Singat Atlas juga tergabung di grup yang tergolong berat karena terdapat Brasil dan Skotlandia. Namun, Maroko tetap punya kesempatan untuk lolos ke babak 32 besar asal bisa mencuri poin dari dua tim tersebut dan meraih kemenangan atas Haiti pada laga terakhir. Maroko juga berpeluang melaju lebih jauh lagi jika tidak bertemu tim kuat di fase gugur.
Jadwal di Grup C:
13/6/2026: Brasil vs Maroko
19/6/2026: Skotlandia vs Maroko
24/6/2026: Maroko vs Haiti