1 Nama Asing Berjuluk 'Si Raja Kartu' Bikin Persija Merugi, Legenda Tim Turun Tangan Kasih Petuah
Wahyu Septiana March 11, 2026 01:11 AM

TRIBUNJAKARTA.COM - Persija Jakarta tengah menghadapi persoalan sulit karena ada seorang pemain asingnya yang cukup diandalkan, tapi juga malah merugikan tim.

Pemain asing itu adalah Allano Lima.

Winger berpaspor Brasil itu harus beberapa kali absen membela Persija akibat akumulasi kartu kuning yang terus bertambah.

Situasi tersebut membuat manajemen Persija mulai memberi perhatian khusus.

Bahkan legenda klub yang kini menjabat sebagai Direktur Olahraga, Bambang Pamungkas, turun tangan langsung untuk memberikan nasihat kepada sang pemain.

Koleksi Kartu Kuning Bertambah

Penyerang sayap Persija Jakarta, Allano Lima, menjadi salah satu pemain yang paling sering menerima kartu kuning di kompetisi musim ini.

Hingga memasuki pekan ke-24, pemain asal Brasil tersebut tercatat telah mengoleksi 12 kartu kuning.

Jumlah kartu tersebut membuat Allano beberapa kali tidak dapat memperkuat Macan Kemayoran karena akumulasi kartu.

Tercatat, ia sudah empat kali harus absen saat Persija menghadapi Malut United, Persik Kediri, Arema FC, dan kembali dipastikan tidak bisa bermain ketika Persija menjamu Dewa United pada 15 Maret mendatang.

Absennya pemain berusia 29 tahun itu tentu menjadi kerugian tersendiri bagi Persija yang sedang berusaha menjaga persaingan di papan atas klasemen.

Bepe Soroti Karakter Ekspresif Allano

Direktur Olahraga Persija, Bambang Pamungkas, menilai karakter permainan Allano memang cukup ekspresif di lapangan.

Manajer Persija Jakarta, Bambang Pamungkas alias Bepe
Manajer Persija Jakarta, Bambang Pamungkas alias Bepe (Bolasport.com/Muhammad Alif Aziz Mardiansyah)

Menurut pria yang akrab disapa Bepe tersebut, gaya bermain seperti itu cukup umum dimiliki pemain asal Brasil.

“Allano adalah pemain yang sangat berkualitas. Namun secara karakter dia memang cukup unik dan sangat ekspresif,” ujar Bambang Pamungkas di Kantor Persija, Kuningan, Jakarta, Selasa (10/3/2026).

Bepe menjelaskan bahwa dalam dunia sepak bola, setiap pemain bintang biasanya memiliki karakter yang berbeda-beda.

“Dalam sepak bola, setiap pemain bintang biasanya memiliki karakter atau kontroversinya masing-masing. Ada yang terlalu disiplin, ada yang terlalu diam, dan ada juga yang sangat ekspresif,” ucapnya.

Ia menambahkan, pemain Brasil pada umumnya dikenal sangat menikmati permainan dan mengekspresikan emosi mereka saat berada di lapangan.

“Pemain Brasil pada umumnya sangat menikmati sepak bola. Mereka bermain dengan penuh ekspresi dan emosi. Allano juga seperti itu,” jelasnya.

Manajemen Persija Beri Nasihat

Meski memahami karakter permainan tersebut, manajemen Persija tetap mengingatkan Allano agar lebih berhati-hati ketika bertanding.

Bepe mengungkapkan dirinya bahkan sempat berbicara langsung dengan pemain tersebut untuk memberikan masukan.

“Kami sudah berkali-kali mengingatkan dia untuk lebih tenang di lapangan. Bahkan setelah pertandingan saya juga sempat berbicara langsung dengan dia agar lebih berhati-hati,” ujar Bepe.

Namun demikian, ia juga menilai terlalu banyak tekanan atau larangan justru bisa berdampak negatif terhadap performa pemain.

“Jika pemain terlalu banyak memikirkan larangan atau aturan di kepalanya, kadang justru membuat permainannya tidak lepas,” tambahnya.

Persija Cari Formula Terbaik

Karena itu, manajemen Persija kini berupaya mencari pendekatan yang tepat agar karakter ekspresif Allano tetap bisa memberikan kontribusi maksimal bagi tim.

Di sisi lain, klub juga berharap sang pemain bisa lebih mengontrol emosinya agar tidak kembali merugikan tim akibat akumulasi kartu.

“Yang jelas kami terus berdiskusi dengan Allano agar tidak merugikan tim dengan kartu-kartu yang tidak perlu,” pungkasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.