TRIBUNKALTENG.COM, PALANGKA RAYA - Aliyah dan keluarganya baru saja menikmati waktu berbuka puasa, dan bersiap untuk salat taraweh.
Namun, malam yang tenang itu seketika berubah mencekam kala api mengamuk di Gang Suka Maju, Jalan Dr Murjani, Kecamatan Pahandut, Kota Palangka Raya, Selasa (10/3/2026).
Rumah Aliyah dan sekitarnya menjadi korban keganasan si jago merah.
Diperkirakan, 20 tempat tinggal di kawasan padat penduduk itu menjadi arang, termasuk kediaman Aliyah.
Saat Aliyah sadar ada kebakaran, api sudah membesar dan begitu cepat menyebar, nyaris tak ada harta benda yang selamat selain baju di badan.
Baca juga: Kebakaran Hebat Melanda Kawasan Padat Penduduk di Jalan dr Murjani Palangka Raya
Malam itu, Gang Suka Maju wadah petugas dan relawan kebakaran berjibaku dengan api.
Teriakan panik hingga isak tangis beradu dengan mesin pompa air.
"Rumah saya habis, tidak ada yang sempat diselamatkan cuma ini saja (baju di badan," ujar Aliyah.
Sementara itu, Misran, korban kebakaran lainnya mencoba ikut membantu memadamkan api dengan mesin pompa air dan selang miliknya.
"Kami sedang di dalam rumah, mencoba menyiram api karena listrik masih menyala, ternyata tidak mampu juga," ungkapnya.
Misran juga tak sempat menyelamatkan harta bendanya, hanya satu unit sepeda motor yang sempat di bawa keluar.
Misran menceritakan, awalnya ia juga tak tahu jika terjadi kebakaran di dekat rumahnya.
"Saya mendengar orang teriak, ternyata di dekat rumah," kata dia.
Ia mengaku sempat panik, dan berlarian ke sana kemari, mencoba menyelamatkan harta bendanya.
Menurut Misran, ada banyak barang dan dokumen berharga yang ikut terbakar.
Para korban lainnya juga hanya bisa pasrah melihat tempat tinggalnya dilalap si jago merah.
Saat ini, api sudah bisa dipadamkan.
Namun, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.