Taktik Sepak Pojok Arsenal Disindir Penyerang Spurs seperti Kebun Binatang
Raka Kisdiyatma Galih March 11, 2026 01:33 AM

ADRIAN DENNIS/AFP
Momen pemain Arsenal mencetak gol melalui situasi sepak pojok.

BOLASPORT.COM - Penyerang Tottenham Hotspur, Mathys Tel, menyindir taktik sepak pojok Arsenal.

Saat ini, Liga Inggris tengah dilanda sebuah tren menarik.

Banyak tim di kompetisi tersebut mulai meniru cara Arsenal mengambil tendangan sepak pojok.

Saat menyambut tendangan penjuru, Arsenal biasanya akan menumpuk banyak pemain di sekitar kiper lawan untuk membatasi ruang geraknya.

Tak jarang, para pemain The Gunners akan melakukan kontak fisik dengan musuh sebelum bola ditendang.

Tujuannya untuk menganggu konsentrasi penjaga gawang lawan.

Efektivitas dari skema Arsenal ini sudah tampak lewat catatan gol mereka.

Di bawah komando pelatih khusus bola mati, Nicolas Jover, Meriam London berhasil mencetak 16 gol dari dari skema sepak pojok pada musim 2025-2026.

Seiring dengan keberhasilan Arsenal ini, banyak tim di Premier League yang meniru skema serupa.

Hal itu membuat Mathys Tel merasa muak karena permainan menjadi terasa membosankan akibat banyak tim terlalu bergabung pada sepak pojok untuk mencetak gol.

"Sejujurnya, ya, ini tidak seru," ucap Tel, dikutip BolaSport.com dari Sportskeeda.

"Membosankan untuk ditonton."

"Ini hanyalah bentrokan antara dua tim dengan ide masing-masing."

"Kurang spektakuler," imbuhnya.

Penyerang asal Prancis itu kemudian mengkritik taktik sepak pojok ala Arsenal itu seperti kebun binatang karena banyak pemain berdesakan dan saling mendorong.

"Saya bilang ke asisten pelatih yang bertanggung jawab atas bola mati, 'Jangan tugaskan saya untuk menjaga pemain itu'," lanjutnya.

"Karena itu seperti kebun binatang."

"Kami semua berdesakan, semua orang mendorong, menjatuhkan satu sama lain, berpegangan satu sama lain."

"Lupakan saja."

"Kiper tidak bisa lagi bergerak."

"Dia tidak bisa lagi melihat," tuturnya menambahkan.

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.