Sosok Dua Jenderal Putra Terbaik Sulsel, Lulusan Akpol 1994 Berpengaruh Besar di Polri
Ansar March 11, 2026 03:19 AM

TRIBUN-TIMUR.COM – Dua putra terbaik Sulawesi Selatan (Sulsel) merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1994.

Keduanya kini sama-sama menyandang pangkat brigadir jenderal atau jenderal bintang satu.

Mereka adalah Brigjen Irwan Anwar dan Brigjen Andi Syahriful Taufik.

Brigjen Irwan Anwar saat ini menjabat Widyaiswara Kepolisian Utama TK II Sespim Lemdiklat Polri.

Widyaiswara Kepolisian Utama TK II Sespim Lemdiklat Polri adalah pejabat pengajar atau instruktur utama di lingkungan Sekolah Staf dan Pimpinan (Sespim) yang berada di bawah Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) Polri.

Secara sederhana, jabatan ini merupakan dosen atau pengajar bagi perwira Polri yang sedang mengikuti pendidikan pengembangan kepemimpinan.

Tugas utamanya antara lain:

Mengajar dan melatih perwira Polri dalam pendidikan kepemimpinan

Menyusun materi pembelajaran dan kurikulum pendidikan kepolisian

Memberikan pembinaan profesional kepada perwira yang mengikuti pendidikan di Sespim

Melakukan penelitian dan pengembangan di bidang kepolisian

Perwira yang menjabat Widyaiswara Kepolisian Utama TK II biasanya berpangkat perwira menengah hingga perwira tinggi, seperti Kombes atau Brigjen.

Jabatan ini dianggap strategis karena berperan dalam membentuk calon pimpinan Polri di masa depan.

Keluarga besar Irwan Anwar berasal dari Kabupaten Soppeng.

Irwan juga pernah menempuh pendidikan saat masih Sekolah Dasar (SD) di Takalala, Kecamatan Marioriwawo, Soppeng.

Ia juga memiliki hubungan keluarga dengan Abbas Sabbi, mantan Bupati Soppeng.

Sementara itu, Brigjen Andi Syahriful Taufik menjabat Inspektur Pengawasan Wilayah (Irwil) V Inspektorat Pengawasan Umum (Itwasum) Polri.

Itwasum Polri adalah pejabat di lingkungan Itwasum Polri yang bertugas melakukan pengawasan dan audit terhadap kinerja satuan kerja di wilayah tertentu di tubuh Polri.

Irwil merupakan bagian dari struktur Itwasum yang berfungsi sebagai pengawas internal Polri.

Tugas utama Irwil V antara lain:

Melakukan audit dan pemeriksaan terhadap pelaksanaan tugas di satuan kerja Polri.

Mengawasi penggunaan anggaran dan program kerja di lingkungan Polri.

Melakukan evaluasi kinerja dan kepatuhan terhadap aturan yang berlaku.

Memberikan rekomendasi perbaikan jika ditemukan pelanggaran atau penyimpangan.

Jabatan Irwil biasanya diisi oleh perwira tinggi Polri berpangkat Brigadir Jenderal (Brigjen).

Posisi ini tergolong strategis karena berperan menjaga akuntabilitas, transparansi, dan disiplin organisasi di tubuh Polri.

Brigjen Andi Syahriful Taufik berasal dari Makassar.

Profil Dua Lulusan Akpol 1994

Brigjen Irwan Anwar

Brigjen Irwan Anwar merupakan kerabat dari mantan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo.

Irwan Anwar lahir di Makassar, Sulawesi Selatan, pada 17 Februari 1972.

Sebelum menjabat Kapolrestabes Semarang sejak Desember 2020, Kombes Irwan dikenal lama berkiprah di bidang reserse.

Ia tercatat pernah menjabat Dirreskrimum Polda Sumatera Utara (Sumut) pada tahun 2020.

Kemudian menjabat Analis Kebijakan Madya Bidang Pidana Siber Bareskrim Polri pada tahun 2018.

Pada 2017, ia pernah menjadi Kapolrestabes Makassar, Kasubdit I Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri, serta Dirreskrimum Polda NTB.

Pada 2016, Irwan Anwar menjabat Kepala SPN Lido Polda Metro Jaya.

Ia juga pernah menjadi Wakapolres Metro Depok pada tahun 2013 dan Kapolres Madiun pada tahun 2011.

Irwan Anwar merupakan teman satu angkatan dengan Ferdy Sambo di Akpol.

Riwayat Jabatan Brigjen Irwan Anwar
Pamapta Polres Temanggung

Kaur Bin Ops Reskrim Polres Temanggung

Kasat Reskrim Polres Temanggung

Kasat Reskrim Polres Magelang

Kasat Reskrim Polres Salatiga

Kapolsek Medan Teladan

Kasat Narkoba Poltabes Medan

Wakapolres Binjai

Kabag Bin Ops Dit Reskrim Polda Metro Jaya

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara

Kapolres Madiun (2011)

Wakapolres Metro Depok (2013)

Kepala SPN Lido Polda Metro Jaya (2016)

Dirreskrimum Polda NTB (2017)

Kasubdit I Dittipidsiber Bareskrim Polri (2017)

Kapolrestabes Makassar (2017)

Analis Kebijakan Madya Bidang Pidsiber Bareskrim Polri (2018)

Dirreskrimum Polda Sumut (2020)

Kapolrestabes Semarang (2020)

 
Brigjen Andi Syahriful Taufik

Brigjen Andi Syahriful Taufik saat ini menjabat Inspektur Pengawasan Wilayah (Irwil) V Itwasum Polri.

Sebelumnya, Andi Syahriful pernah menjabat Auditor Kepolisian Utama Tingkat I Itwasum Polri.

Mutasi Brigjen Andi Syahriful Taufik tertuang dalam Surat Telegram (ST) Kapolri Nomor ST/440/II/KEP./2026 tertanggal 27 Februari 2026.

Dalam kehidupan pribadinya, Andi Syahriful memiliki seorang istri bernama Rita Andi Syahriful.

Mereka dikaruniai tiga orang anak, terdiri dari dua laki-laki dan satu perempuan.

Brigjen Andi Syahriful Taufik merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1994.

Di Akpol, Andi Syahriful Taufik satu angkatan dengan Ferdy Sambo.

Karier Brigjen Andi Syahriful Taufik terbilang panjang di institusi kepolisian.

Berbagai jabatan strategis di Korps Bhayangkara pernah diembannya.

Andi Syahriful tercatat pernah menjabat Kapolres Padang Sidempuan (2012–2013), Kapolres Simalungun (2013–2015), lalu ditarik ke SSDM Polri pada 2016.

Kariernya semakin menonjol setelah dipercaya menjadi Karo SDM Polda Banten pada 2016.

Pada 2017, Andi Syahriful diutus menjadi Karo SDM Polda Lampung.

Setelah itu, ia dipercaya mengisi jabatan Kabagrenmin SSDM Polri pada 2018.

Tak lama berselang, Andi dimutasi menjadi Analis Kebijakan Madya Bidang Jianstra SSDM Polri.

Pada 2020, Brigjen Andi Syahriful dipercaya menjabat Karo SDM Polda Jawa Timur.

Kemudian Andi ditunjuk sebagai Kabagdalmutu Rorenmin Itwasum Polri pada 2021.

Pada 2023, Brigjen Andi Syahriful Taufik diangkat menjadi Auditor Kepolisian Utama TK II Itwasum Polri.

Brigjen Andi Syahriful Taufik juga sempat viral karena mengaku pernah tidak meluluskan anaknya sendiri menjadi polisi.

Dalam sebuah video, Andi menyebut pernah tidak meluluskan anak kandungnya saat seleksi calon taruna Akpol.

Padahal saat itu ia menjabat posisi strategis sebagai Karo SDM Polda Banten.

Meski memiliki kewenangan, Brigjen Andi Syahriful tetap tidak meluluskan anak laki-laki satu-satunya karena tinggi badannya hanya 164,5 cm. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.