Jadwal Imsak Ramadhan di Kota Solo Hari Ini, Rabu 11 Maret 2026
Yurika NendriNovianingsih March 11, 2026 04:38 AM

TRIBUNNEWS.COM - Puasa dimulai sejak terbitnya fajar sampai terbenamnya Matahari.

Waktu terbitnya fajar ditandai dengan berkumandangnya adzan Subuh.

Namun sebelum adzan Subuh dikumandangkan, terdengar panggilan waktu imsak.

Mengutip laman MUI, waktu imsak terinspirasi dari hadist riwayat imam Bukhari pada bab, “berapa lama waktu antara selesainya sahur dan adzan subuh?”.

Berikut hadistnya:

عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّ نَبِيَّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، وَزَيْدَ بْنَ ثَابِتٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ تَسَحَّرَا، فَلَمَّا فَرَغَا مِنْ سَحُورِهِمَا قَامَ نَبِيُّ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَى الصَّلَاةِ، فَصَلَّى، فَقُلْنَا لِأَنَسٍ : كَمْ كَانَ بَيْنَ فَرَاغِهِمَا مِنْ سَحُورِهِمَا وَدُخُولِهِمَا فِي الصَّلَاةِ ؟ قَالَ : كَقَدْرِ مَا يَقْرَأُ الرَّجُلُ خَمْسِينَ آيَةً.

Artinya: Dari Anas bin Malik, bahwa Nabi SAW dan Zaid bin Tsabit makan sahur bersama. Setelah keduanya selesai makan sahur, beliau lalu bangkit melaksanakan shalat.” Kami bertanya kepada Anas, “Berapa rentang waktu antara selesainya makan sahur hingga keduanya melaksanakan salat?” Anas bin Malik menjawab, “Kira-kira waktu seseorang membaca lima puluh ayat.” (HR Bukhari no 542)

Berdasarkan hadits di atas, waktu antara selesainya sahur dan shalat subuh adalah 50 ayat.

Karenanya, ulama di Indonesia memperkirakan bahwa pembacaan 50 ayat sekitar 10 menit.

Karena pentingnya waktu imsak sebagai tanda kehati-hatian saat sahur, maka Tribunnews.com telah merangkum jadwal imsak puasa Ramadhan di Kota Solo.

Berikut jadwal imsak puasa Ramadhan di Kota Solo pada Rabu, 11 Maret 2026:

Jadwal Imsakiyah
Rabu, 11 Maret 2026 (21 Ramadan 1447 H)
KOTA SURAKARTA
Imsak 04:16
Subuh 04:26
Zhuhr 11:50
‘Ashr 14:57
Maghrib 17:55
‘Isya’ 19:04
Selengkapnya

Bacaan Niat Puasa Ramadhan

Sebelum melaksanakan puasa Ramadhan di waktu sahur, alangkah baiknya Anda membaca niat berikut:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هَذِهِ السَّنَةِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i fardhi syahri Ramadhana hadzihis sanati lillahi ta’ala.

Artinya: "Aku niat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban puasa bulan Ramadhan tahun ini, karena Allah Ta’ala."

(Tribunnews.com/Whiesa)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.