TRIBUNJOGJA.COM - Menjalankan ibadah puasa bukan sekadar kewajiban spiritual, tetapi juga momen 'detoksifikasi' alami bagi tubuh.
Banyak penelitian menunjukkan bahwa pola makan teratur selama berpuasa memiliki dampak signifikan terhadap profil lemak darah dan sensitivitas insulin.
1. Menurunkan Kadar Kolesterol Jahat (LDL)
Puasa membantu memperbaiki profil lipid atau lemak dalam darah.
Saat kita berpuasa selama 12–14 jam, tubuh mengalami perubahan metabolisme yang positif:
Baca juga: Resep Ayam Rebus Saus Jahe, Ide Menu Sahur Praktis dan Bergizi
2. Menstabilkan Kadar Gula Darah
Bagi penderita prediabetes atau mereka yang ingin mencegah diabetes tipe 2, puasa adalah metode alami yang sangat efektif untuk mengontrol glukosa.
3. Penurunan Berat Badan dan Peradangan
Kelebihan berat badan adalah faktor risiko utama kolesterol tinggi dan resistensi insulin.
Puasa membantu menciptakan defisit kalori secara alami.
Selain itu, puasa juga menurunkan penanda inflamasi (peradangan) dalam tubuh yang sering menjadi pemicu kerusakan pembuluh darah. (*)