BANGKAPOS.COM -- Industri musik dangdut Indonesia kembali diselimuti duka setelah penyanyi jebolan ajang Kontes Dangdut Indonesia (KDI) 5, Ahmad Subada Gentar atau yang dikenal sebagai Genta KDI, meninggal dunia.
Kabar kepergian pedangdut tersebut mengejutkan para penggemarnya.
Banyak fans mengaku tidak percaya dan langsung membanjiri media sosial dengan ucapan belasungkawa serta mengenang perjalanan karier sang penyanyi.
Sejumlah penggemar bahkan tampak histeris dan tak kuasa menahan air mata.
Baca juga: Hilangnya Awak Kapal Asal Sulsel Sirajuddin di Selat Hormuz, Istri Minta Perusahaan Tanggung Jawab
Mereka membagikan berbagai kenangan, potongan video penampilan Genta, hingga lagu-lagu yang pernah ia bawakan selama berkarier di dunia musik dangdut.
Sosok Genta dikenal tidak hanya karena suara merdunya, tetapi juga karena kepribadiannya yang hangat dan rendah hati di mata rekan sesama musisi maupun para penggemar.
Kini, dunia dangdut kehilangan salah satu talenta yang pernah bersinar dari panggung pencarian bakat dan sempat menjadi perhatian publik berkat gaya bermusiknya yang khas.
Penyanyi dangdut Ahmad Subada Gentar atau yang lebih dikenal dengan nama panggung Genta KDI meninggal dunia pada Sabtu (7/3/2026).
Genta mengembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Balaraja, Kabupaten Tangerang.
Kabar kepergian jebolan ajang pencarian bakat Kontes Dangdut Indonesia (KDI) ini dikonfirmasi melalui unggahan resmi akun Instagram @mnctvkdi.
Dalam unggahan tersebut, pihak stasiun televisi menyampaikan dukacita mendalam atas berpulangnya sang pedangdut.
"Rest in Love, Ahmad Subada Gentar 'Genta KDI'. Keluarga Besar KDI turut berduka cita atas berpulangnya Ahmad Subada Gentar," tulis akun tersebut dalam keterangan fotonya, dikutip pada Selasa (10/3/2026).
Pihak KDI juga menyampaikan apresiasi atas kontribusi dan karya-karya yang telah ditinggalkan oleh almarhum selama berkarier di belantika musik Indonesia.
"Terima kasih atas karya, suara, dan kenangan indah yang telah diberikan. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa," lanjut pernyataan tersebut.
Genta lahir pada 15 Juli 1985 dan mulai meniti karier di dunia musik dari lingkungan anak band.
Perjalanannya menuju dunia dangdut tidak terjadi secara instan. Genta mencoba mengikuti ajang pencarian bakat setelah mendapat dorongan dari teman-temannya yang melihat potensi suaranya.
Sebelum mengikuti ajang Kontes Dangdut Indonesia (KDI) season 2, Genta pernah mengikuti ajang pencarian bakat Popstar di salah satu stasiun televisi swasta.
Namun saat itu ia belum berhasil lolos audisi Popstar.
Kesempatan kemudian datang ketika ia mengikuti audisi KDI musim kedua. Meski awalnya tidak terlalu berharap bisa melangkah jauh, Genta justru berhasil menembus hingga babak empat besar.
Pada musim tersebut, posisi juara pertama diraih oleh Gita KDI, disusul Adi KDI di peringkat kedua dan Eka Bima KDI di posisi ketiga.
Di ajang itu, Genta dikenal memiliki gaya bermusik yang berbeda karena berani memadukan musik dangdut dengan unsur RAP, yang membuat penampilannya mudah diingat oleh penonton.
Dalam hal pendidikan, Genta diketahui pernah menempuh pendidikan di Institut Kesenian Jakarta (IKJ) pada tahun 2000. Namun ia kemudian memutuskan untuk keluar dan pindah ke Bandung karena alasan pribadi.
Ia melanjutkan pendidikan di Universitas Mercu Buana Jakarta dengan mengambil jurusan Broadcasting film dan televisi, dan berhasil menyelesaikan studinya pada tahun 2008.
Dikutip dari Kompas.com, Genta juga pernah berkarier sebagai penyiar radio.
Dalam beberapa tahun terakhir, aktivitasnya juga terlihat di media sosial, di mana ia aktif membuat berbagai konten, termasuk review makanan yang cukup diminati oleh para pengikutnya.
Kepergian Genta meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, rekan musisi, serta para penggemar yang selama ini mengikuti perjalanan kariernya di dunia hiburan.
(TribunNewsmaker.com/Kompas.com/Bangkapos.com)