Tojo Una-una Diguncang Gempa Magnitudo 5,0, Getaran Sampai Ampana
Fadhila Amalia March 11, 2026 12:22 PM

TRIBUNPALU.COM – TOJO UNA-UNA – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,0 mengguncang wilayah Kepulauan Togean, Kabupaten Tojo Una-una, Sulawesi Tengah, Rabu (11/3/2026) pukul 10.12 WITA.

Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa berada sekitar 75 kilometer timur laut Kabupaten Tojo Una-una dengan kedalaman 10 kilometer.

Baca juga: Tak Hanya Parigi Moutong, Pasar Murah Pemprov Sulteng Juga Digelar di Berbagai Kabupaten

Getaran gempa dirasakan cukup kuat oleh warga Kepulauan Togean hingga Kota Ampana. 

Sejumlah warga mengaku terkejut saat gempa terjadi.

“Kencang sekali getarannya,” ujar seorang warga di Kepulauan Togean.

Hingga saat ini, belum ada laporan resmi mengenai kerusakan bangunan atau korban.

Baca juga: Harga HP Xiaomi Jelang Lebaran: Xiaomi 17 Rp14 Jutaan, Redmi 15R Rp3 Jutaan, Poco F8 Pro Rp 8 Jutaan

Pihak berwenang terus memantau situasi pascagempa di wilayah tersebut.

Terasa getaran seakan akan truk berlalu.

Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI.
 
Hingga pukul 09.30 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan.
 
Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.

Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun  tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah.

Skala MMI Gempa

Baca juga: Bolehkah Zakat Fitrah dengan Uang dan Dibayarkan Secara Online?

Berdasarkan skala Modified Mercalli Intensity (MMI), berikut info MMI dari BMKG:

I MMI

Getaran gempa tidak dapat dirasakan kecuali dalam keadaan luar biasa oleh beberapa orang.

II MMI

Getaran atau guncangan gempa dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung seperti lampu gantung bergoyang.

III MMI

Getaran gempa dirasakan nyata dalam rumah.

Getaran terasa seakan-akan ada naik di dalam truk yang berjalan.

IV MMI

Pada saat siang hari, dapat dirasakan oleh orang banyak di dalam rumah, di luar rumah oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu bergoyang hingga berderik dan dinding berbunyi.

V MMI

Getaran gempa bumi dapat dirasakan oleh hampir semua orang, orang-orang berlarian, gerabah pecah, barang-barang terpelanting, tiang-tiang dan benda besar tampak bergoyang, bandul lonceng dapat berhenti.

VI MMI

Getaran gempa bumi dirasakan oleh semua orang.

Kebanyakan orang terkejut dan lari keluar, plester dinding jatuh dan cerobong asap di pabrik rusak, kerusakan ringan.

VII MMI

Baca juga: Harga HP Xiaomi Jelang Lebaran: Xiaomi 17 Rp14 Jutaan, Redmi 15R Rp3 Jutaan, Poco F8 Pro Rp 8 Jutaan

Semua orang di rumah keluar.

Kerusakan ringan pada rumah dengan bangunan dan konstruksi yang baik.

Sedangkan pada bangunan dengan konstruksi kurang baik terjadi retakan bahkan hancur, cerobong asap pecah.

Dan getaran dapat dirasakan oleh orang yang sedang naik kendaraan.

VIII MMI

Kerusakan ringan pada bangunan dengan konstruksi kuat.

Keretakan pada bangunan dengan konstruksi kurang baik, dinding terlepas dari rangka rumah, cerobong asap pabrik dan monumen roboh, air berubah keruh.

IX MMI

Kerusakan pada bangunan dengan konstruksi kuat, rangka rumah menjadi tidak lurus, banyak terjadi keretakan.

Rumah tampak bergeser dari pondasi awal. Pipi-pipa dalam rumah putus.

X MMI

Bangunan dari kayu yang kuat rusak, rangka rumah lepas dari pondamennya, tanah terbelah rel melengkung, tanah longsor di tiap-tiap sungai dan di tanah-tanah yang curam.

XI MMI

Bangunan-bangunan yang sedikit yang masih berdiri.

Jembatan rusak, terjadi lembah.

Pipa dalam tanah tidak dapat terpakai sama sekali, tanah terbelah, rel sangat melengkung.

Baca juga: APJI Sulteng Berbagi Takjil di Palu, Kartini: Cara Kami Jaga Solidaritas Sesama Pengusaha Jasaboga

XII MMI

Hancur total, gelombang tampak pada permukaan tanah.

Pemandangan berubah gelap, benda-benda terlempar ke udara.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.