Makassar (ANTARA) -
Universitas Hasanuddin (Unhas) menjalin kerja sama internasional dengan perusahaan Jepang yakni Atago Co., Ltd. dan BESTie Co., Ltd. guna memperluas peluang mahasiswa untuk program magang di negara itu.

Wakil Rektor Bidang Kemitraan, Inovasi, Kewirausahaan, dan Bisnis Unhas Prof Dr Adi Maulana dalam keterangannya di Makassar, Rabu, menegaskan kolaborasi dengan mitra industri internasional merupakan langkah strategis Unhas dalam meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus memperluas peluang pengalaman global bagi mahasiswa.

“Kerja sama ini membuka kesempatan yang lebih luas bagi mahasiswa Unhas, khususnya dari Fakultas Ilmu Budaya, untuk mendapatkan pengalaman langsung di lingkungan industri Jepang," ujarnya.

"Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya belajar tentang dunia kerja, tetapi juga memahami budaya profesional dan etika kerja global yang sangat penting untuk menghadapi persaingan internasional,” kata Prof Adi.

Direktur Utama Atago Co., Ltd, Kunio Inokuchi mengatakan bahwa kolaborasi ini tidak hanya memberikan manfaat bagi mahasiswa, tetapi juga membuka ruang pertukaran pengetahuan antara industri dan perguruan tinggi.

“Program ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar langsung dari praktik industri di Jepang. Kami percaya pengalaman tersebut akan membantu mereka mengembangkan keterampilan profesional sekaligus memperluas perspektif global,” kata Kunio Inokuchi.

CEO BESTie Co., Ltd, Yuki Matsumoto menyampaikan bahwa program magang ini dirancang sebagai ruang pembelajaran langsung bagi mahasiswa untuk memahami dinamika industri di Jepang.

"Melalui pengalaman tersebut, mahasiswa tidak hanya mengembangkan kemampuan bahasa, tetapi juga membangun pemahaman mengenai cara bekerja dalam tim lintas budaya,” ujar Yuki Matsumoto.

Program ini juga membuka peluang bagi alumni peserta magang untuk memperoleh kesempatan kerja sesuai dengan kebutuhan perusahaan mitra.