Kiper Baru Debut di Liga Champions 17 Menit, Malah Ditarik Pelatih Tottenham Hotspur
Torik Aqua March 11, 2026 11:14 AM

 

TRIBUNJATIM.COM - Langkah pelatih Tottenham Hotspur, Igor Tudor di leg pertama babak 16 besar Liga Champions menuai sorotan.

Hal ini setelah keputusan Igor Tudor yang mengundang tanya.

Pada pertandingan itu, Tottenham kalah dari Atletico Madrid.

Spurs menelan pil pahit skor 2-5 yang digelar di Metropolitano pada Rabu (11/3/2026) dini hari WIB menghadirkan keputusan yang tak biasa dari pelatih Spurs, Igor Tudor.

Baca juga: Daftar Kerugian Jika Tottenham Degradasi ke Championship, Rp5,6 Triliun Melayang

Secara mengejutkan Igor Tudor mengganti penjaga gawang, Antonin Kinsky saat laga baru berjalan 17 menit.

Padahal laga ini merupakan debut bagi sang kiper di Liga Champions.

Awal kejadian ini terjadi saat Tottenham Hotspur sudah kebobolan tiga gol di awal babak pertama saat lawan Atletico Madrid.

Pertandingan baru berjalan enam menit ketika lini pertahanan Spurs yang digalang Cristian Romero dan Micky van de Ven tampak rapuh. Marcos Llorente sukses membuka keunggulan setelah menerima umpan matang dari Julian Alvarez.

Bukannya bangkit, anak asuh Igor Tudor justru semakin tertekan.

Tekanan bertubi-tubi dari tim asuhan Diego Simeone membuat lini belakang Spurs kocar-kacir. Hanya dalam rentang waktu tiga menit, dua gol tambahan bersarang di gawang Antonin Kinsky.

Kali ini giliran Antoine Griezmann menggandakan keunggulan pada menit ke-14, disusul oleh gol Julian Alvarez pada menit ke-17.

Melihat gawangnya dibobol tiga kali hanya dalam 17 menit, Igor Tudor mengambil langkah ekstrem yang jarang terjadi di level tertinggi kompetisi Eropa.

Ia menarik keluar Antonin Kinsky dan memasukkan Guglielmo Vicario. Pergantian ini menjadi simbol keputusasaan sekaligus pengakuan atas rapuhnya pertahanan Spurs di awal laga.

Namun, pergantian kiper di menit yang sangat dini tersebut tidak memberikan dampak instan. Hanya lima menit setelah Vicario masuk, gawang Spurs kembali jebol.

Robin Le Normand berhasil memenangi duel udara melalui situasi tendangan bebas untuk mengubah skor menjadi 4-0 pada menit ke-22.

Spurs sempat memberikan harapan lewat gol serangan balik cepat Pedro Porro pada menit ke-26, yang membuat skor menjadi 4-1 saat turun minum.

Di babak kedua, intensitas Atletico sedikit menurun, namun mereka tetap mampu menambah pundi gol lewat brace Julian Alvarez pada menit ke-55.

Dominic Solanke, yang masuk di babak kedua, sempat memperkecil ketertinggalan menjadi 5-2 pada menit ke-72 memanfaatkan umpan Pedro Porro. Sayangnya, hingga peluit panjang berbunyi, tidak ada tambahan gol bagi tim tamu.

Penjelasan Igor Tudor Soal Mengganti Kinsky

Aksi kiper Tottenham Hotspur, Antonin Kinsky saat lawan Atletico Madrid di Liga Champions

Seusai pertandingan, Igor Tudor menjelaskan alasannya menarik Antonin Kinsky pada menit ke-17.

Ia mengungkapkan bahwa keputusan ini adalah pertama kalinya ia melakukan hal tersebut sepanjang 15 tahun karier kepelatihannya.

"Hal ini sangat jarang terjadi. Saya tidak pernah melakukan ini sebelumnya, tetapi ini perlu dilakukan untuk melindungi pemain dan tim. Ini adalah situasi yang luar biasa," ujar Tudor, dikutip dari BBC.

Tudor menjelaskan bahwa keputusannya memasang Kinsky sebagai starter awalnya bertujuan untuk mengurangi tekanan pada Vicario.

Ia tetap membela kualitas Kinsky meski sang kiper melakukan kesalahan fatal dalam laga sebesar ini.

"Tony (Kinsky) adalah kiper yang bagus. Sebelum pertandingan, itu adalah pilihan yang tepat karena tekanan sedang besar pada Vicario," ucap Tudor.

"Namun, setelah awal pertandingan yang buruk, beban itu menjadi terlalu berat bagi kami yang sedang dalam kondisi rapuh dan lemah," tambahnya.

Tudor juga mengaku telah berbicara langsung dengan Kinsky untuk memastikan sang pemain tetap tegar pasca-insiden tersebut.

Kekalahan 2-5 ini menempatkan Tottenham dalam posisi yang sangat sulit. Mereka harus mengejar defisit tiga gol saat menjamu Atletico di London pada 19 Maret mendatang.

Keputusan mengganti kiper pada menit ke-17 akan terus menjadi bahan perbincangan, mencerminkan kerentanan mental dan organisasi pertahanan The Lilywhites sebagai titik lemah mereka saat ini.

Tottenham Hotspur sendiri memang sedang berada di situasi yang saat sulit saat ini.

Di kompetisi domestik Liga Inggris, mereka juga terseok-seok berada di peringkat ke-19 klasemen sementara. Hanya unggul 1 poin dari West Ham United yang berada di zona degradasi.

Menarik dinantikan, mampukah Spurs bangkit di laga berikutnya dan memperbaiki situasi suram saat ini.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.