Laporan Muhammad Azzam
TRIBUNBEKASI.COM, BEKASI- Sebanyak 1.238 personil gabungan dari berbagai instansi akan dikerahkan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat dalam merayakan Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 di Kabupaten Bekasi.
Pengamanan ini merupakan bagian dari Operasi Ketupat Jaya 2026 yang akan berlangsung mulai tanggal 13 hingga 25 Maret 2026.
Kapolres Metro Bekasi, Kombes Sumarni, menjelaskan bahwa personil gabungan ini terdiri dari unsur TNI, Polri Dinas Perhubungan, Satpol PP, Pemadam Kebakaran, Dinas Kesehatan, BPBD, Palang Merah Indonesia, serta instansi terkait lainnya.
“Tujuan utama operasi ini adalah memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat dalam merayakan Hari Raya Idulfitri,” ujar Sumarni di Cikarang pada Rabu (11/3/2026).
Sebagai bagian dari pengamanan, sejumlah pos pengamanan dan pelayanan akan didirikan di titik-titik strategis. Rinciannya meliputi 1 Pos Terpadu di Gedung Djuang, 4 Pos Pengamanan yang berlokasi di Lampu Merah Legenda, Pasar Induk Cibitung, Lampu Merah SGC, dan perbatasan Kedung-Karawang.
Selain itu, akan ada 5 Pos Pelayanan yang disiapkan di Rest Area KM 19A/B, Rest Area KM 39, Terminal Kalijaya, dan Stasiun Cikarang.
Sumarni menekankan pentingnya kesiapan menghadapi situasi yang dinamis selama masa libur Lebaran.
“Fokus pelayanan kami mencakup patroli bersama pada jam-jam rawan, layanan pelaporan rumah yang ditinggal mudik, fasilitas penitipan kendaraan, serta pengamanan jalur mudik, tempat wisata, dan pusat-pusat keramaian,” jelasnya.
Sumarni meminta agar stakeholder terkait untuk segera mempersiapkan jalur yang dilintasi pemudik, mulai dari jalan, rambu-rambu maupun penerangan jalan. (MAZ)