PKK Batang Hari Dorong UMKM Perempuan Lewat Bazar HKG PKK ke-54
asto s March 11, 2026 12:03 PM

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BULIAN - Berbagai produk makanan dan cemilan rumahan memeriahkan bazar UMKM yang digelar dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 tahun 2026 di Kabupaten Batang Hari, Rabu (11/3/2026).

Dari pantauan Tribun di lokasi, sejumlah stan yang disediakan Tim Penggerak PKK dipenuhi berbagai produk olahan rumah tangga. Mulai dari pilus, keripik pisang sale, kacang-kacangan, hingga beragam kue lebaran.

Para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang hadir juga terlihat antusias membeli berbagai produk UMKM tersebut. Harga yang ditawarkan bervariasimulai dari Rp50 ribu, Rp75 ribu hingga Rp100 ribu per paket.

Kegiatan bazar tersebut melibatkan pelaku UMKM dari berbagai wilayah di Kabupaten Batang Hari, sebagian besar merupakan usaha rumahan yang dijalankan oleh kaum ibu.

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Batang Hari, Zulfa Fadhil mengatakan kegiatan bazar UP2K PKK dan UMKM binaan PKK tersebut digelar sebagai bagian dari peringatan HKG PKK ke-54 tahun 2026.

"Kegiatan bazar UP2K PKK dan UMKM binaan PKK ini kita gelar dalam rangka memperingati HKG PKK ke-54 tahun 2026," katanya.

Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang promosi produk lokal, tetapi juga sebagai langkah mendorong pemberdayaan ekonomi keluarga melalui pelaku UMKM.

Ia menegaskan PKK memiliki peran penting dalam mendukung para pelaku usaha kecil, khususnya perempuan, agar mampu meningkatkan perekonomian keluarga.

"PKK hadir bukan sebagai pelengkap, tetapi sebagai pendorong sekaligus motor penggerak agar para pelaku UMKM mendapatkan dukungan, motivasi, dan mampu menjadi pejuang ekonomi keluarga sehingga bisa hidup lebih layak dan sejahtera," tegasnya. 

Ia menjelaskan, kegiatan bazar tersebut juga bertujuan memperkuat sinergi dalam mendorong ketahanan keluarga melalui pemberdayaan perempuan dan peningkatan dampak ekonomi bagi pelaku UMKM.

Ia juga mengapresiasi para pihak yang telah berkontribusi dan berkolaborasi dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

"Kalau bukan kita yang mendukung produk lokal daerah sendiri, siapa lagi. Terutama para pejabat, pegawai, dan staf di Kabupaten Batang Hari agar produk lokal ini bisa dikenal lebih luas," jelasnya. 

Ia juga mengajak masyarakat untuk lebih mencintai dan memprioritaskan penggunaan produk lokal dibandingkan produk luar.

"Cintailah produk lokal. Boleh saja menggunakan produk luar, tetapi komposisinya tetap prioritaskan produk lokal terlebih dahulu," ujarnya.

Ia juga mengingatkan pengalaman saat pandemi Covid-19, ketika banyak pekerja harus dirumahkan bahkan mengalami pemutusan hubungan kerja.

Menurutnya, pada masa tersebut pelaku UMKM yang didominasi kaum perempuan menjadi salah satu penopang ekonomi keluarga.

"Ketika pandemi Covid-19 banyak pegawai dirumahkan bahkan terkena PHK. Saat itu para pelaku UMKM yang didominasi kaum ibu menjadi pahlawan ekonomi keluarga," tuturnya.

Ia menambahkan, program UP2K atau Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga merupakan program PKK yang bertujuan membantu para ibu rumah tangga meningkatkan pendapatan keluarga.

Lebih lanjut ia mengatakan keluarga yang memiliki stabilitas ekonomi akan lebih mudah menciptakan lingkungan yang baik bagi tumbuh kembang anak.

"Keluarga yang sejahtera dan stabil secara ekonomi akan menciptakan anak-anak yang sehat dan cerdas," tuturnya.

Ke depan, ia berharap produk UMKM lokal dapat terus dipasarkan secara lebih luas, termasuk di lingkungan kantor pemerintahan di Kabupaten Batang Hari.

"Untuk pembeli memang kita prioritaskan ASN dulu. Kalau bukan kita yang membeli produk daerah sendiri, siapa lagi," pungkasnya. (Tribunjambi.com/Khusnul Khotimah)

Baca juga: Warga Sabak Jambi Gali Kubangan Demi Padamkan Api, 2 Rumah dan Motor Hangus

Baca juga: Gubernur Jambi: 19 M Uang Hilang dari Bank Jambi Terlacak di Kripto, Bank Permata dan Sampoerna

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.