Mudik Lebaran 2026, Dishub Boyolali Prediksi 50–73 Ribu Kendaraan Melintas per Hari
Ryantono Puji Santoso March 11, 2026 12:27 PM

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo 

TRIBUNSOLO. COM, BOYOLALI - Selama masa arus mudik dan arus balik Idulfitri, volume kendaraan yang melintas di wilayah Boyolali diperkirakan mencapai 728.000 hingga 893.000 kendaraan.

Jumlah itu mengingat Jawa Tengah menjadi salah satu tujuan utama pemudik nasional.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Boyolali, Insan Adi Asmono, menyebut Boyolali diproyeksikan mengalami peningkatan volume lalu lintas yang cukup signifikan.

Secara geografis, Boyolali memiliki posisi strategis dalam jaringan transportasi regional karena dilalui jalan nasional Semarang–Solo, akses Tol Trans Jawa, Gerbang Tol Banyudono dan Gerbang Tol Boyolali, serta jalur menuju Bandara Internasional Adi Soemarmo yang menjadi koridor utama pergerakan pemudik menuju wilayah Solo Raya.

"Analisis kami selama periode H-7 hingga H+7 Lebaran, volume kendaraan yang melintas di wilayah Boyolali diperkirakan berkisar antara 50.400 hingga 73.600 kendaraan per hari," ujar Insan.

Kendaraan yang melintas setiap harinya diperkirakan terdiri dari sekitar 31.250 hingga 44.780 unit mobil pribadi, 14.960 hingga 19.870 unit sepeda motor, sekitar 4.120 hingga 5.640 unit bus antarkota maupun pariwisata, serta 2.080 hingga 3.140 unit kendaraan logistik yang tetap beroperasi selama periode angkutan Lebaran.

REST AREA PENUH - Rest Area KM 487 B Tol Semarang-Solo dipenuhi kendaraan pemudik, Kamis (3/4/2025). Pengunjung rest area tersebut terpantau meningkat drastis, Kamis (3/4/2025). Bahkan saking banyaknya kendaraan, petugas terpaksa melakukan buka tutup rest area.
REST AREA PENUH - Rest Area KM 487 B Tol Semarang-Solo dipenuhi kendaraan pemudik, Kamis (3/4/2025). Pengunjung rest area tersebut terpantau meningkat drastis, Kamis (3/4/2025). Bahkan saking banyaknya kendaraan, petugas terpaksa melakukan buka tutup rest area. (Tribunsolo.com/Tri Widodo)

Siapkan Pengamanan dan Pelayanan

Pihaknya pun tengah menyiapkan upaya antisipasi untuk menjaga kelancaran dan keselamatan lalu lintas.

Pelaksanaan pengamanan dan pelayanan lalu lintas akan dilakukan mulai 13 Maret hingga 26 Maret 2026.

Dishub Boyolali menyiapkan 60 personel yang bertugas melakukan pemantauan kondisi lalu lintas, patroli pada jalur utama maupun jalur alternatif, serta pengaturan lalu lintas di sejumlah titik rawan kemacetan.

Baca juga: Mudik Lebaran 2026, Dishub Perkirakan Volume Kendaraan di Solo Meningkat dari Tahun Lalu

Selain itu, Dishub Boyolali juga menyiagakan petugas untuk pengoperasian dan penanganan Penerangan Jalan Umum (PJU) serta traffic light pada simpul-simpul utama guna memastikan seluruh perangkat lalu lintas dapat berfungsi optimal selama periode arus mudik dan arus balik.

Ada juga Tim Reaksi Cepat (TRC) yang akan merespons cepat apabila terjadi gangguan lalu lintas maupun kondisi kedaruratan, termasuk potensi bencana yang dapat memengaruhi kelancaran arus kendaraan.

"Kami juga menyiapkan 11 kendaraan operasional yang terdiri dari 7 kendaraan roda empat dan 4 kendaraan roda dua," pungkasnya. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.