Pemkab Lamongan Awali Kesiapan Pelayanan Jelang Lebaran Hingga Antisipasi Bencana Hidrometeorologi
Titis Jati Permata March 11, 2026 01:32 PM

 

SURYA.co.id,LAMONGAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan tengah menyiapkan konsep pelayanan publik menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026.

"Kemarin kita rapat koordinasi bersama seluruh camat se-Kabupaten Lamongan untuk memastikan kesiapan pelayanan publik menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026, " kata Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi saat ditanya SURYA.co.id, terkait persiapan pelayanan publik menjelang Idul Fitri, Rabu (11/3/2026).

Rapat koordinasi tersebut dilaksanakan secara virtual melalui Zoom Meeting dari Ruang Command Center lantai 3 Gedung Pemkab Lamongan.

Bahas Sejumlah Isu Strategis

Dikatakan, dalam rapat tersebut dibahas sejumlah isu strategis, mulai dari kesiapan pelayanan masyarakat selama periode mudik dan arus balik Lebaran, progres penanganan bencana hidrometeorologi dan cuaca ekstrem, hingga capaian pembangunan daerah sepanjang tahun 2025.

Baca juga: Aksi Santri Kuras Banjir di Lamongan, Sindir Pemerintah karena 4 Bulan Banjir Tak Teratasi

Rapat koordinasi kemarin itu menjadi forum penting bagi pemerintah daerah bersama para camat untuk memperkuat koordinasi sekaligus bertukar informasi terkait kondisi di masing-masing wilayah.

Pelayanan Publik saat Lebaran

Momentum Lebaran biasanya diiringi dengan meningkatnya mobilitas masyarakat sehingga pemerintah perlu memastikan pelayanan publik tetap berjalan optimal.

“Melalui rapat kita persiapkan untuk memastikan kesiapan menghadapi hari raya, mulai dari pelayanan masyarakat, arus mudik dan arus balik, hingga membahas progres penanganan hidrometeorologi dan cuaca ekstrem,” ujar  Kaji Yes.

Waspada Potensi Bencana Hidrometeorologi

Ia juga meminta seluruh camat agar responsif terhadap berbagai kebutuhan masyarakat selama periode Lebaran, termasuk menjaga ketertiban dan keamanan wilayah agar tetap kondusif.

Kepada para camat diingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi yang masih mungkin terjadi akibat cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Lamongan.

"Para camat harus terus memantau kondisi wilayah masing-masing serta memperkuat koordinasi dengan pemerintah desa dan instansi terkait agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat, " katanya.

Pemkab Lamongan terus melakukan berbagai langkah mitigasi bencana, di antaranya melalui normalisasi saluran air, peningkatan fungsi drainase, pemantauan titik rawan banjir, serta penguatan koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan instansi teknis lainnya.

Capaian Pembangunan Lamongan Sepanjang Tahun 2025

Dalam rakor tersebut, selain membahas kesiapan menghadapi Lebaran dan penanganan bencana, rapat koordinasi tersebut juga memaparkan capaian pembangunan Kabupaten Lamongan sepanjang tahun 2025.

Salah satu indikator yang menunjukkan perkembangan positif adalah pertumbuhan ekonomi daerah yang mencapai 5,40 persen pada tahun 2025

"Angka tersebut meningkat dibandingkan tahun 2024 yang tercatat sebesar 4,81 persen dan bahkan melampaui target nasional," katanya.

Struktur perekonomian Lamongan masih ditopang beberapa sektor utama, yakni pertanian, kehutanan, dan perikanan dengan kontribusi sebesar 30,18 persen, disusul sektor perdagangan besar dan eceran sebesar 19,43 persen, serta industri pengolahan sebesar 12,84 persen.

Indeks Pembangunan Manusia Kabupaten Lamongan

Sementara itu, dari sisi pembangunan manusia, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Lamongan pada tahun 2025 mencapai 76,81 yang menunjukkan peningkatan kualitas hidup masyarakat dari aspek ekonomi, pendidikan, dan kesehatan.

Ditegaskan,  Pemkab Lamongan berharap seluruh jajaran pemerintah daerah semakin siap menghadapi berbagai dinamika menjelang Lebaran sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal, aman, dan responsif.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.