TRIBUNNEWS.COM - Real Madrid dikabarkan mulai mempertimbangkan sejumlah kandidat baru untuk posisi pelatih di masa depan.
Meski saat ini klub masih dipimpin oleh Alvaro Arbeloa dan manajemen secara terbuka memberikan dukungan, rumor mengenai calon pelatih baru Los Blancos terus bermunculan.
Awal pekan ini, nama Mauricio Pochettino disebut-sebut masuk dalam radar klub ibu kota Spanyol tersebut. Mantan pelatih Tottenham Hotspur dan Paris Saint-Germain itu dikabarkan menjadi salah satu opsi di luar kandidat populer lainnya seperti Jurgen Klopp, Zinedine Zidane, dan Massimiliano Allegri.
Namun, laporan terbaru dari jurnalis Spanyol Jorge C. Picon mengungkapkan nama yang jauh lebih mengejutkan.
Menurut Jorge C. Picon, mantan gelandang Barcelona dan timnas Spanyol, Cesc Fabregas, kini menjadi salah satu sosok yang dipertimbangkan oleh manajemen Real Madrid.
Fabregas saat ini menjabat sebagai pelatih Como 1907. Meski karier kepelatihannya masih relatif singkat, perkembangan yang ia tunjukkan bersama klub Italia tersebut mendapat perhatian serius dari petinggi Real Madrid.
Dewan direksi Real Madrid bahkan disebut telah mulai mengumpulkan informasi mengenai metode kerja serta filosofi permainan Fabregas.
Hal itu dilakukan untuk menilai apakah pelatih muda tersebut memiliki profil yang sesuai dengan proyek jangka panjang klub.
Perkembangan Como di bawah kepemimpinannya juga terus dipantau.
Real Madrid dilaporkan cukup terkesan dengan progres yang ditunjukkan tim tersebut sepanjang musim ini.
Baca juga: Bisnis Jersey Jadi Mesin Uang Real Madrid, Kantongi Rp5,8 Triliun Per Musim
Salah satu faktor yang membuat Fabregas menarik perhatian Madrid adalah kemampuannya mengembangkan pemain muda.
Di Como, dua pemain muda milik Real Madrid yang dipinjamkan, yakni Nico Paz dan Jacobo Ramon, tampil cukup menonjol di bawah asuhan Fabregas.
Performa keduanya bahkan membuat Real Madrid mempertimbangkan untuk mengaktifkan opsi pembelian kembali dalam waktu dekat.
Meski demikian, ada satu faktor yang dianggap menjadi kendala jika Real Madrid benar-benar ingin merekrut Fabregas.
Gaya bermain dan filosofi kepelatihannya disebut memiliki kemiripan dengan Xabi Alonso.
Nama Alonso sebelumnya juga sempat dikaitkan dengan kursi pelatih Real Madrid.
Namun proyek tersebut disebut tidak berjalan sesuai harapan, bahkan disebut berakhir pada Januari setelah kurang mendapat dukungan penuh dari ruang ganti.
Karena alasan tersebut, manajemen klub masih berhati-hati dalam menilai kemungkinan merekrut Fabregas.
Jika Fabregas benar-benar menjadi pelatih Real Madrid di masa depan, hal tersebut tentu akan memicu perhatian besar, terutama dari para pendukung Barcelona yang dikenal sebagai Cules.
Pasalnya, sangat jarang mantan pemain Barcelona bergabung dengan rival abadi mereka di La Liga.
Meski begitu, sejarah mencatat beberapa tokoh yang pernah melewati kedua kubu.
Beberapa di antaranya adalah:
Dengan musim yang masih berjalan dan banyaknya spekulasi yang berkembang, Real Madrid diperkirakan akan terus memantau perkembangan Fabregas di Como hingga akhir musim sebelum mengambil keputusan mengenai masa depan kursi pelatih mereka.
(Tribunnews.com/Ali)