Realisasi Cetak Sawah Rakyat di Batang Hari Capai 92 Persen
Heri Prihartono March 11, 2026 03:04 PM

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BULIAN - Program Cetak Sawah Rakyat (CSR) di Kabupaten Batang Hari terus menunjukkan progres signifikan, Rabu (11/3/2026).

Realisasi program tersebut tercatat telah mencapai sekitar 92 persen dari total target lahan yang direncanakan.

Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Batang Hari, Bambang Satyono mengatakan program CSR yang berjalan pada 2026 merupakan kelanjutan dari kegiatan yang telah dilaksanakan pada tahun sebelumnya.

Menurutnya, program tersebut merupakan penyambungan dari kegiatan cetak sawah yang telah dimulai pada 2025 dan dilanjutkan kembali melalui mekanisme adendum pada tahun ini.

"CSR atau cetak sawah rakyat ini kita menyambung dari kegiatan tahun 2025, kemudian dilakukan adendum dan dilanjutkan pada 2026. Untuk tahun ini realisasinya sudah mencapai sekitar 92 persen, dan ini berdasarkan update terakhir per 9 Maret," jelasnya.

Ia menjelaskan dari total target awal seluas 602,28 hektare, hingga saat ini lahan yang sudah direalisasikan dan selesai dikerjakan mencapai 565,65 hektare.

Dengan capaian tersebut, masih tersisa sekira 36,63 hektare yang saat ini masih dalam tahap pengerjaan.

"Dari total 602,28 hektare, saat ini yang sudah terealisasi dan selesai sekitar 565,65 hektare. Jadi masih ada sekitar 36,63 hektare lagi yang sedang dalam proses,"  ujarnya 

Ia mengatakan pengerjaan sisa lahan tersebut saat ini berada di wilayah Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Muara Bulian, Kabupaten Batang Hari.

Pemerintah daerah pun menargetkan penyelesaian program tersebut dapat rampung sebelum batas waktu yang telah ditetapkan.

"Untuk sisa 36,63 hektare itu saat ini sedang berproses di Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Muara Bulian, dan diberikan batas waktu penyelesaian hingga 31 Maret," katanya.

Ia menambahkan hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan terbaru terkait perkembangan tambahan luasan lahan yang telah diselesaikan setelah pembaruan data terakhir pada 9 Maret.

Namun demikian, ia memperkirakan progres pekerjaan terus mengalami peningkatan.

Ia juga menjelaskan bahwa pelaksanaan program CSR tersebar di hampir seluruh kecamatan di Kabupaten Batang Hari.

Namun, ada satu wilayah yang tidak menjadi lokasi program tersebut karena kondisi lahan yang berbeda dibandingkan daerah lainnya.

"Untuk penyebarannya hampir di seluruh kecamatan di Kabupaten Batang Hari, kecuali di Kecamatan Bajubang karena kondisi dan jenis tanahnya memang berbeda dengan wilayah lain," tuturnya.

Melalui program cetak sawah rakyat tersebut, pemerintah daerah berharap dapat meningkatkan produktivitas tanaman padi sekaligus memperkuat ketahanan pangan di daerah.

"Harapannya dengan program ini produktivitas tanaman padi bisa meningkat dan ke depan dapat mendorong peningkatan indeks pertanaman hingga IP 200," tutupnya. (Tribunjambi.com/Khusnul Khotimah)

Baca juga: Target 500 Hektare Cetak Sawah Rakyat di Batang Hari Terkendala Cuaca, Pemda Kejar Penyelesaian

Baca juga: Batang Hari Dapat Program Cetak Sawah Rakyat Seluas 783 Hektare dari Kementan

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.