TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN – Jalan Tol Jogja-Solo segmen Purwomartani-Prambanan sepanjang 12,2 kilometer akan dibuka secara fungsional untuk mendukung arus mudik dan balik Lebaran 1447 H.
Meski mayoritas kondisi jalan sudah mulus, pemudik yang melintasi jalur penghubung DIY-Jateng ini diminta tetap waspada dan mengutamakan keselamatan karena ada pembatasan kecepatan.
"Batas kecepatan bagi pemudik adalah 40 km/jam. Namun, angka ini bisa dikurangi bergantung pada kondisi jalur. Jika kepadatan sangat tinggi, tidak perlu tergesa-gesa. Yang penting aman dan selamat sampai tujuan," ujar Karo Ops Polda DIY, Kombes Pol Rendra Radita, saat meninjau kesiapan tol di segmen Purwomartani-Prambanan, Rabu (11/3/2026).
Jalan tol dari Gerbang Purwomartani ini akan beroperasi secara fungsional mulai 16 hingga 29 Maret 2026.
Karena statusnya masih fungsional, pembangunan jalan ini sebenarnya belum sepenuhnya rampung.
Jalur ini belum dilengkapi lampu penerangan yang memadai serta pagar pengaman (guardrail) yang belum terpasang di seluruh titik.
Beberapa ruas masih menggunakan pembatas sementara seperti water barrier dan tolo-tolo. Meski demikian, jalur utama (main road) sudah selesai dicor dan layak dilewati kendaraan.
Rendra mengatakan, pihak kepolisian telah menyiapkan pos pantau di depan Gerbang Tol Purwomartani, tepatnya di persimpangan sebidang yang menjadi akses masuk tol dari jalan raya Jogja-Solo.
Pos tersebut akan disiagakan petugas kepolisian dan tim urai untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas.
"Di pos pantau tersedia tim urai yang siap melayani masyarakat. Upaya ini dilakukan agar tidak terjadi kemacetan, melainkan hanya pelambatan arus," kata Rendra, yang juga menekankan pentingnya kehati-hatian demi mewujudkan perjalanan yang aman dan nyaman.
Berdasarkan pantauan di lokasi, Gerbang Tol Purwomartani sudah berdiri lengkap dengan portal dan mesin pembayaran elektronik.
Baca juga: Daftar 10 Tol Fungsional saat Mudik Lebaran 2026, Termasuk Tol Jogja-Bawen dan Purwomartani
Namun, selama masa fungsional, fasilitas tap kartu belum diberlakukan karena akses ini masih digratiskan.
Sejumlah petugas dan alat berat tampak masih melakukan tahap penyelesaian akhir atau finishing dan merapikan badan jalan sebelum pembukaan resmi pada 16 Maret mendatang.
Rambu-rambu lalu lintas, seperti larangan mendahului, larangan berhenti, dan batas kecepatan, juga telah terpasang.
Manager Pengendalian Proyek Jalan Tol Jogja-Solo Paket 1.2, Bachtiar Yusuf, menjelaskan bahwa segmen Purwomartani-Prambanan hanya dioperasikan sebagai gerbang masuk (entrance gate) bagi kendaraan dari arah Yogyakarta menuju Klaten, Jakarta, atau Surabaya.
Sebaliknya, arus dari arah timur menuju Yogyakarta belum dapat melintasi jalur ini.
Mengingat minimnya penerangan, jam operasional tol fungsional dibatasi hanya pada siang hari, pukul 06.00 hingga 18.00 WIB.
Meski akses dari Purwomartani ke Prambanan tidak dipungut biaya, pemudik diimbau tetap menyiapkan saldo kartu uang elektronik (e-money).
Hal ini dikarenakan kendaraan tidak diperbolehkan keluar di Gerbang Tol Prambanan, melainkan harus terus melaju ke arah timur.
"Jalur Purwomartani hingga Prambanan gratis. Namun, jika kendaraan keluar di Klaten atau Banyudono, tarif normal tetap berlaku. Tapi yang dihitung mulai dari titik Prambanan hingga pintu keluar tujuan," kata Bachtiar.(*)