AS Blunder Lagi, Serangan Terbaru ke Iran Hantam Blok Perumahan hingga Tewaskan 40 Warga Sipil
Tegar Melani March 11, 2026 03:12 PM

Serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel menghantam blok perumahan di Ibu Kota Iran, Senin (9/3/2026) malam waktu setempat.

Akibatnya, lebih dari 30 rumah hancur dan 40 warga sipil tewas.

Rekaman yang dirilis Viory menunjukkan kerusakan parah pada bangunan di dekat Lapangan Resalat, Teheran.

Sementara petugas masih terus menyisir puing-puing dan mengevakuasi jenazah.

Wali Kota Distrik 4 Teheran, Sayed Mohammad Mousavi mengatakan, AS-Israel menargetkan area tempat berkumpul warga.

Mereka sebelumnya bersiap untuk menyambut pemimpin baru Iran, Mojtaba Ali Khamenei.

"Lokasi ini menjadi sasaran serangan Israel-AS, dan sayangnya, setidaknya 30 unit rumah rusak, dan sejumlah besar warga sipil gugur," kata Mousavi.

Menurut angka yang dirilis oleh Palang Merah Iran, serangan udara AS-Israel telah menewaskan lebih dari 1.300 orang.

Sementara pihak berwenang mengatakan hampir 9.700 fasilitas sipil telah rusak hingga Minggu (9/3/2026).

Baik AS maupun Israel tidak berkomentar mengenai serangan spesifik ini.

Namun, mereka menyatakan bahwa operasi militer terhadap Iran akan terus berlanjut.

Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth sebelumnya menuduh bahwa Iran yang menargetkan warga sipil.

Hal itu disampaikan saat menjawab pertanyaan media soal pengeboman di sekolah dasar putri di Iran.

Hegseth membantah bahwa pelakunya adalah AS dan Israel, melainkan Iran sendiri.

Padahal fakta di lapangan menunjukkan bahwa senjata yang menghantam sekolah adalah rudal Tomhawk buatan AS.

Lagi-lagi Pentagon berkelit dengan mengatakan bahwa rudal tersebut banyak dibeli oleh negara lain.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.