TRIBUNNEWS.COM - Pertandingan Liga Champions yang digelar tengah pekan ini, Rabu (11/3/2026) diawali dengan buruk oleh wakil-wakil Inggris.
Ada 3 tim Inggris yang memulai start terlebih dahulu pada tengah pekan ini.
Liverpool, Tottenham Hotspur, dan Newcastle United menjadi tim yang mendahului tampil dari beberapa klub Inggris lainnya.
Sayangnya kiprah ketiga tim tersebut belum bisa membanggakan negara Raja Charles.
Ketiganya tak ada yang mengantongi kemenangan saat berhadapan dengan lawan masing-masing.
Malah Liverpool dan Tottenham Hotspur harus menelan malu lantaran kalah di pertandingan mereka.
Baca juga: Arsenal Haram Copy Paste Tragedi Kegagalan Liverpool di 16 Besar Liga Champions
Liverpool kandas dari Galatasaray, sedangkan Tottenham menjadi bulan-bulanan Atletico Madrid.
The Reds bertekuk lutut saat berhadapan dengan Galatasaray di Rams Park, Turki.
Mereka kalah dengan skor tipis 1-0 dari sang tuan rumah.
Nasib lebih mengenaskan dialami Tottenham Hotspur yang bertandang ke markas Atletico.
Spurs yang datang dengan optimisme tinggi justru digunduli dengan skor telak.
Mereka kalah dengan skor 5-2 dari pasukan Diego Simeone.
Nasib paling baik barangkali dialami Newcastle United.
Newcastle United yang berhadapan dengan lawan yang bisa dibilang paling berat dari kedua tim Inggris lainnya, justru bisa bermain imbang.
Mereka mengimbangi Barcelona yang menjadi lawan dengan skor 1-1.
Menjamu El Barca di St. James' Park, Newcastle bahkan hampir menang dari raksasa Spanyol tersebut.
Tim berjuluk The Magpies tersebut bahkan berhasil unggul ketika pertandingan memasuki momen-momen akhir.
Harvey Barnes menjadi pembeda dengan gol yang ia ciptakan di menit ke-86 dengan memanfaatkan umpan dari Jacob Murphy.
Namun kemenangan yang ada di depan mata mereka ternyata sirna.
Barcelona mendapatkan hadiah penalti di menit ke-90+6 yang dieksekusi dengan baik oleh Lamine Yamal.
Dengan hasil dua kekalahan dan satu imbang membuat wakil Inggris patut waspada.
Mereka memang menjadi negara dengan jumlah tim terbanyak di babak 16 besar.
Namun hal itu tak akan berarti apa-apa saat mayoritas tim ini gugur di babak tersebut.
Tugas berat menanti Arsenal, Chelsea, dan Manchster City yang menjadi wakil Inggris yang belum tampil.
Mereka harus bisa setidaknya mendapatkan satu kemenangan dari jadwal Liga Champions kali ini.
Masalahnya, drawing tim-tim Inggris di fase 16 besar cenderung tak mudah.
Arsenal akan menghadapi Bayer Leverkusen.
Sedangkan Chelsea dan Manchester City malah lebih pusing lagi.
Mereka akan sama-sama menghadapi raksasa dari Prancis dan Spanyol.
Chelsea bakal beradu melawan PSG, sedangkan Manchester City akan menghadapi Real Madrid.
Mengamankan kemenangan di laga-laga tersebut akan sekaligus menjadi ujian kemampuan wakil Inggris untuk menegaskan dominasi mereka.
Tak hanya soal jumlah yang lebih banyak, kualitas menjadi daya tawar paling penting di fase krusial Liga Champions seperti ini.
(Tribunnews.com/Guruh)