Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama
TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Wakil Gubernur Bengkulu Mian melakukan pertemuan dengan Direktur Utama PTPN I, Tedy Yunirman Danas, di Kantor PTPN I, Jakarta, Selasa (10/3/2026).
Pertemuan tersebut membahas rencana pembangunan lapangan bandar udara milik TNI Angkatan Udara di wilayah Sukaraja, Kabupaten Seluma.
Dalam pertemuan itu, Mian didampingi Asisten II Sekretariat Daerah Provinsi Bengkulu, R.A. Denni.
Rencana pembangunan pangkalan udara tersebut merupakan bagian dari program nasional untuk memperkuat fasilitas pertahanan udara di berbagai daerah.
Pemerintah Provinsi Bengkulu sebelumnya telah menerima surat dari Komandan Pangkalan TNI AU (Danlanud) Palembang terkait rencana pembangunan pangkalan udara di sejumlah provinsi di Indonesia.
Rencananya, lokasi pangkalan udara tersebut akan dibangun di kawasan Sukaraja yang letaknya tidak jauh dari Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu.
Namun, untuk merealisasikan pembangunan tersebut dibutuhkan lahan dengan luas mendekati 100 hektare yang sebagian besar berada di kawasan perkebunan milik PTPN I.
Baca juga: Terminal Air Sebakul Bengkulu Jadi Rest Area Mudik 2026, Bus Wajib Naik Turun Penumpang di Terminal
Karena itu, Mian mengusulkan agar PTPN I dapat menghibahkan sebagian lahannya untuk mendukung pembangunan fasilitas militer tersebut.
“Atas nama Gubernur Bengkulu, kami mengusulkan hibah lahan milik PTPN I di Kabupaten Seluma, tepatnya di Sukaraja, dengan kebutuhan sekitar 100 hektare. Lokasinya berdekatan dengan Bandara Fatmawati Soekarno,” jelas Mian.
Proses pengajuan hibah lahan tersebut akan mengikuti seluruh ketentuan dan regulasi yang berlaku, dimulai dengan surat resmi dari Gubernur Bengkulu yang juga ditembuskan kepada Pemerintah Kabupaten Seluma serta Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN).
Sementara itu, Direktur Utama PTPN I, Tedy Yunirman Danas, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang selama ini diberikan oleh Pemerintah Provinsi Bengkulu bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan perusahaan perkebunan negara sangat penting untuk mendukung pengelolaan serta pengembangan wilayah perkebunan PTPN I di Bengkulu.
“Tentunya dukungan dari Forkopimda di Bengkulu menjadi bentuk sinergi yang sangat kami apresiasi dalam mendukung keberlanjutan serta pengembangan wilayah perkebunan PTPN I,” tutup Mian.