TRIBUN-TIMUR.COM, BONE - - Ratusan warga memadati Gerakan Pangan Murah gelaran Pemerintah Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan di halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan, Rabu (11/3/2026), untuk membeli ikan segar dengan harga bersubsidi.
Kegiatan ini bertujuan membantu masyarakat mendapatkan bahan pangan dengan harga lebih terjangkau, terutama selama bulan Ramadan.
Kegiatan ini melibatkan sejumlah instansi daerah, termasuk Dinas Perikanan Kabupaten Bone yang menyediakan berbagai jenis ikan segar.
Kepala Bidang Pemberdayaan Usaha dan Daya Saing Dinas Perikanan Kabupaten Bone, Andi Sukiman, mengatakan pihaknya menyiapkan sekitar 500 kilogram ikan pada hari pertama kegiatan.
“Sesuai permintaan, hari ini kami menyediakan kurang lebih 500 kilogram ikan dan besok juga akan kami upayakan kembali,” ujarnya.
Beberapa jenis ikan yang disediakan antara lain:
-Tuna
-Kacalang
-Malaja
-Katamba
-Commo-commi
-Katombong.
Harga jual berkisar antara Rp20 ribu hingga Rp30 ribu per kilogram, lebih murah sekitar Rp15 ribu dibandingkan harga pasaran karena adanya subsidi.
Andi menjelaskan, ikan yang dijual berasal dari pengusaha ikan serta nelayan binaan Dinas Perikanan Kabupaten Bone.
Salah seorang warga, Novi dari Macanang, mengaku membeli ikan tuna dua kilogram seharga Rp36 ribu, jauh lebih murah dibandingkan harga di pasaran.
Ia menilai kegiatan Gerakan Pangan Murah sangat membantu masyarakat, terutama untuk memenuhi kebutuhan dapur selama bulan Ramadan.
Selain ikan, sejumlah bahan pokok lain juga dijual dengan harga lebih rendah dari harga pasar.
Kehadiran program ini dinilai mampu meringankan beban masyarakat menjelang hari raya, sekaligus mendukung pemenuhan kebutuhan pangan yang berkualitas dengan harga terjangkau.
Suasana pembelian ikan dan bahan pokok di lokasi kegiatan berlangsung ramai dan tertib.
Kehadiran warga dari berbagai kelurahan sekitar Bone menunjukkan antusiasme masyarakat untuk mendapatkan bahan pangan murah sekaligus mendukung program pemerintah daerah yang pro-rakyat. (*)