Lonjakan Penumpang Meningkat di Terminal BRPS Jelang Lebaran, Begini Harapan DPRD Pekanbaru
Muhammad Ridho March 11, 2026 04:29 PM

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Meski masih sepekan lebih lagi jelang Lebaran Idulfitri 1447 H, namun lonjakan penumpang di Terminal Bandar Raya Payung Sekaki (BRPS) Pekanbaru, sudah meningkat signifikan.

Pengelola Terminal BRPS menyebutkan, rute penumpang yang paling banyak pada H-9 ini, kebanyakan ke Pulau Jawa. Sementara ke daerah lainnya, masih normal.

Merespon hal ini, Anggota DPRD Pekanbaru Roni Amriel SH MH menyarankan, agar pengelola Terminal BRPS, plus perusahaan bus, bisa memastikan pelayanan transportasi berjalan dengan baik, aman, dan nyaman.

"Kita tekan kan juga, lakukan pengawasan kelayakan armada bus yang sudah dicek kelaikannya. Pastikan juga peningkatan fasilitas dan pelayanan ke penumpang yang ingin perjalanan mudik," saran Roni Amriel kepada Tribunpekanbaru.com, Rabu (11/3/2026).

Yang lebih penting lagi, di terminal harus dipastikan bebas dari kawanan pencopet. Sebab biasanya, momen mudik Lebaran ini, dijadikan pelaku untuk melakukan tindak kejahatan.

Apalagi penumpang ke arah Pulau Jawa, banyak membawa barang dalam tas. Termasuk juga sejumlah uang tunai.

Lakukan razia di setiap sudut, agar bisa dipastikan Terminal BRPS tersebut, aman dari aksi pelaku kejahatan.

"Soal uang tunai ini juga diingatkan ke semua penumpang, agar tidak mengantongi dalam jumlah banyak. Jangan beri celah ke pelaku untuk beraksi," sebutnya.

DPRD Pekanbaru secara lembaga juga mengingatkan ke pengelola Terminal BRPS, perusahaan otobus, serta instansi terkait, dapat memastikan keamanan dan kenyamanan penumpang.

Lebih dari itu, pihaknua juga berharap pengelola terus melakukan pemantauan, serta koordinasi untuk mengantisipasi lonjakan penumpang hingga puncak arus mudik Lebaran pada 18 Maret nanti.

"Khusus kepada pemudik, DPRD juga mengimbau untuk selalu mematuhi aturan perjalanan, serta menjaga keselamatan selama perjalanan," pintanya.

Kepala Terminal BRPS Pekanbaru, Bambang Armanto menjelaskan, sampai hari ini, lonjakan penumpang memang didominasi ke arah Pulau Jawa. Sementara ke daerah Sumut, masuh relatif normal.

"Angka kenaikannya masih sekitar 15 persen dari hari biasa. Karena puncak arus mudik mulai 18 Maret, itu akan mulai full," terangnya.

Langkah yang diambil pengelola terkait peningkatan jumlah penumpang ini, pihaknya mendirikan posko pelayanan arus mudik.

Selain itu, pihaknya melakukan pengecekan kelaikan bus sebelum berangkat.

"Pastinya kita lakukan persiapan yang terbaik, agar semuanya lancar dan aman," janjinya.

(Tribunpekanbaru.com/Syafruddin Mirohi).  

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.