WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Panggung Rakyat bersuara yang dipandu jurnalis Aiman Witjaksono pada Selasa (10/3/2026) diwarnai ketegangan.
Aiman Witjaksono sebagai pemandu acara secara tegas mengusir pegiat media sosial Permadi Arya alias Abu Janda keluar dari studio INews.
Momen yang tersiar luas itu pun viral di media sosial.
Dalam video yang beredar di media sosial, peristiwa pengusiran Abu Janda itu berawal ketika Abu Janda terlibat debat dengan Pakar Hukum Tata Negara, Feri Amsari.
Abu Janda yang emosi kemudian melontarkan kata-kata kasar dan makian.
Aiman Witjaksono yang berdiri di tengah panggung pun menengahi keduanya.
Namun, lantaran makian yang dilontarkan Abu Janda tidak kunjung usai, Aiman Witjaksono kemudian mengusir Abu Janda.
"Kalau anda tidak bisa tertib, Anda keluar! keluar! keluar!" teriak Aiman kepada Abu Janda.
Baca juga: Tak Ada Sosialisasi, PJLP DKI Jakarta Keluhkan Potongan Pajak THR Hampir Rp2 Juta
Potongan video tersebut turut diposting ulang oleh Ustaz Hilmi Firdausi.
Lewat akun instagramya @hilmi.firdausi pada rabu (11/3/2026), Ustaz Hilmi berharap Abu Janda tidak lagi diundang dalam program TV Nasional.
"Momen Abu Janda diusir oleh Bung @aimanwitjaksono keluar acara Rakyat Bersuara. Orang seperti ini memang sebaiknya tidak diundang lagi ke TV Nasional," tulis Ustaz Hilmi Firdausi.
"Btw, untung Bang @feriamsari dan Prof @ikrar.nusa.bhakti sabar banget yaa," tambahnya.
Postingan Ustaz Hilmi Firdausi disambut ramai masyarakat.
Sebagian besar menyesalkan sikap Abu Janda.
Sebagian lainnya setuju agar Abu Janda tidak lagi diberikan panggung dalam program TV Nasional, seperti Program Rakyat Bersuara.
@sony.ismail: Sebenernya udah keliatan banget, yang satu gesturnya sopan, kalimatnya tertata, tenang dan terlihat pintar. Yang satu lagi gesturnya tolak pinggang, ongkang kaki, suaranya tinggi, muka nya bringas… kok ada yg mau temenan sama dia ya..
@dina_aftina: sampah kok dikasih panggung sih
@egu_dki: Lagian kenapa di undang orang beginian
@rizkifauzi610: Lagian ngundang ODGJ
@ratik.debu: Bro @aimanwitjaksono maaf dgn hormat, utk tdk lagi mengundang manusia tdk waras spt itu lagi.. Sama jg dgn perempuan disebelahnya. Cari lah narsum yg lbh kredibel dan punya akal sehat. Agar kemarahan publik dan umat tdk terpancing terutama di bulan Suci ini.
@beenawab789: Lagian @aimanwitjaksono kenapa masukin an jing ke acara manusia?
@pitikwalik_sobokebon: Ilmu & Emosi itu berbanding terbalik kpd pemiliknya, semakin tinggi Ilmu semakin rendah emosi, begitu jg sebaliknya.
@syah.id2019: Mengapa mereka masih diundang yaa kerna cuma mereka berdua pendukungnya Israel diindonesia
@binargumilang: Setuju ustadz @hilmi.firdausi jangan kasih panggung
@kang_encepmulyadi: Bapak @aimanwitjaksono , kenapa dikasih panggung mangkeluk ciga nu kitu?
@euisyam: Kenapa siih masih diundang orang modelan kek gini, kata⊃2;nya kotor, attitudenya rendah.
@cikal.imut: Semenjak dia muncul di publik n negara ini. Percaya atw tidak, dia lah org yg suka mengadu domba umat Islam dengan umat Nasrani. Siapa sebenarnya di blkang dia, knpa GK bsa ini org di penjara
@is_isroh: Betul2 keliatan kan tabiatnya si onyet satu itu...ngeri yaa... memang ngga ada ada akhlak dan adab nya si Permadi abu janda itu,, dgn begitu the real SDM rendah serendah2 nya..tp dihina dia sdh menghina kan diri nya sendiri tuh...
Pengusiran Abu Janda oleh Aiman berawal dari pembahasan posisi Indonesia dalam mendukung Palestina.
Perdebatan bermula ketika Feri Amsari menjelaskan latar belakang historis yang menurutnya menjadi salah satu alasan konsistensi dukungan Indonesia terhadap Palestina sejak awal kemerdekaan.
Menurut Feri, hubungan tersebut tidak bisa dilepaskan dari peran sejumlah tokoh dan dukungan yang datang dari kawasan Timur Tengah pada masa awal perjuangan diplomasi Indonesia.
“Kalau dibilang hutang sejarah, sebenarnya kita punya hutang besar terhadap bangsa Palestina. Itu sebabnya seluruh Presiden kita mendukung Palestina,” ujar Feri.
Namun pernyataan itu langsung dipotong oleh Abu Janda.
Dengan nada tinggi, ia menolak narasi yang disampaikan Feri dan menyebutnya sebagai informasi yang tidak tepat.
Abu Janda berpendapat bahwa klaim mengenai Palestina sebagai pihak yang pertama mengakui kemerdekaan Indonesia tidak memiliki dasar karena pada tahun 1945 negara Palestina belum berdiri secara formal.
“Tidak ada hutang sama Palestina. Utang apa? Jangan ngaco. Ada hoaks yang bilang Palestina negara pertama yang mengakui kemerdekaan Indonesia. Itu hoaks, karena 1945 belum ada negara Palestina,” ujar Abu Janda.
Pernyataan tersebut kemudian ditanggapi Feri Amsari yang menilai lawan bicaranya terlalu bersemangat namun keliru dalam memahami konteks sejarah.
Feri menjelaskan bahwa dukungan yang dimaksud bukan semata dalam bentuk pengakuan negara secara formal, melainkan dukungan dari tokoh dan jaringan di kawasan Timur Tengah yang membantu diplomasi Indonesia di masa awal kemerdekaan.
“Semangat betul, tapi salah. Yang memberikan sumbangan kepada Agus Salim adalah bangsawan Palestina untuk bergerak di Timur Tengah dalam upaya kampanye kemerdekaan Indonesia. Itu bukan hoaks,” kata Feri.
Alih-alih mereda, perdebatan justru semakin memanas.
Abu Janda kembali memotong penjelasan Feri dengan nada yang dianggap kasar.
Beberapa kali ia juga terdengar melontarkan kata-kata yang dinilai tidak pantas untuk forum diskusi publik.
Situasi itu membuat Feri Amsari menegaskan bahwa ruang dialog publik seharusnya dijaga dengan etika.
Ia kemudian meminta pembawa acara mengambil tindakan terhadap sikap yang dianggap tidak pantas tersebut.
“Saya ingatkan, ini ruang publik. Dengan mengungkapkan kekasaran seperti itu, Bang Aiman, omongan seperti itu wajib hukumnya bagi Anda mengusir dia,” ujar Feri.
Mendengar pernyataan tersebut, Abu Janda justru merespons dengan menyatakan kesiapannya meninggalkan forum diskusi.
“Tidak usah diusir, dengan senang hati saya pergi,” kata Abu Janda.
Pernyataan itu dibalas Feri Amsari dengan sindiran yang menambah ketegangan di studio.
“Silakan, dengan senang hati. Ketololan tidak dibutuhkan,” ujar Feri.
Ucapan tersebut membuat Abu Janda semakin tersulut emosi. Ia kemudian melontarkan makian kepada Feri Amsari.
“Anda yang lebih to***, gob***,” kata Abu Janda.
Melihat situasi yang semakin tidak terkendali dan diskusi yang tidak lagi kondusif, Aiman Witjaksono akhirnya mengambil alih forum.
Dengan nada tegas, ia meminta Abu Janda meninggalkan ruang dialog.
“Tidak boleh seperti itu. Kalau Anda tidak bisa tertib, keluar! keluar! keluar!” ujar Aiman dengan suara lantang.
Peristiwa tersebut kemudian menjadi sorotan di media sosial.
Banyak warganet menilai insiden itu mencerminkan memanasnya perdebatan publik terkait isu Palestina dan Israel di ruang diskusi nasional.
Selain itu, sejumlah pihak juga menyoroti pentingnya menjaga etika dan kualitas argumentasi dalam forum publik agar diskusi tetap produktif dan tidak berubah menjadi adu emosi.