TRIBUNNEWS.COM - AC Milan terus memantau sejumlah opsi untuk memperkuat lini pertahanan mereka menjelang bursa transfer musim panas.
Setelah sempat dikaitkan dengan beberapa nama pada jendela transfer musim dingin, Rossoneri kini kembali mengincar bek tengah Mario Gila dari Lazio.
Sebelumnya, AC Milan sempat dihubungkan dengan sejumlah bek berpengalaman seperti Thiago Silva, Axel Disasi, dan Radu Dragusin pada bursa transfer musim dingin.
Namun pada akhirnya tidak ada pergerakan konkret karena performa bek muda Koni De Winter yang terus meningkat serta minimnya peluang transfer yang benar-benar realistis saat itu.
Memasuki musim panas mendatang, Milan diperkirakan akan kembali aktif di pasar transfer.
Hal ini tidak terlepas dari kemungkinan besar Rossoneri kembali tampil di kompetisi Eropa musim depan, yang membuat mereka perlu memperluas kedalaman skuad.
Karena itu, manajemen klub mulai menyiapkan sejumlah target potensial di sektor pertahanan.
Salah satu nama yang paling sering muncul dalam radar transfer AC Milan adalah Mario Gila.
Menurut laporan jurnalis Italia Nicolo Schira, Milan bahkan telah mengirim pemandu bakat untuk memantau langsung performa Gila.
“Seorang pemandu bakat AC Milan berada di Stadion Olimpico untuk menyaksikan pertandingan antara Lazio dan Sassuolo guna memantau Mario Gila, yang masih menjadi salah satu target utama Milan sebagai bek tengah baru,” tulis Schira di X.
Baca juga: 133 Hari AC Milan Menunggu, Santiago Gimenez Akhirnya Comeback
Pertandingan yang dimaksud mempertemukan Lazio dengan Sassuolo di Stadio Olimpico pada Selasa (10/3/2026) dini hari dalam lanjutan Liga Italia 2025/2026.
Pada laga tersebut Mario Gila tampil penuh mengawal kemenangan Lazio dengan skor tipis 2-1 atas Sassuolo.
Mario Gila tampil solid dengan melakukan 7 clearances atau sapuan dan sekali melakukan blok, dikutip dari Sofascore.
Menariknya, transfer ini juga berpotensi menjadi reuni bagi Gila dengan Igli Tare, yang kini menjabat sebagai direktur olahraga Milan.
Tare merupakan sosok yang pertama kali membawa Gila ke Italia ketika ia masih membela Real Madrid sebelum akhirnya bergabung dengan Lazio.
Hubungan tersebut diyakini bisa menjadi faktor penting jika Milan benar-benar memutuskan untuk merekrut bek asal Spanyol tersebut.
Menariknya, Milan akan menghadapi Lazio di Stadion Olimpico pada akhir pekan ini.
Laga tersebut memberikan kesempatan lain bagi staf pelatih Rossoneri untuk melihat performa Gila secara langsung sebelum mengambil keputusan lebih lanjut terkait transfer musim panas.
Jika Milan benar-benar serius mendatangkannya, performa Gila dalam pertandingan tersebut bisa menjadi salah satu faktor penentu apakah ia akan menjadi bagian dari lini belakang Rossoneri musim depan.
Transfer Mario Gila ke AC Milan tidak hanya berdampak pada dua klub Italia tersebut. Real Madrid juga dipastikan ikut merasakan keuntungan dari kesepakatan ini.
Los Blancos memiliki klausul penjualan kembali sebesar 50 persen ketika melepas Gila ke Lazio. Klausul tersebut membuat Madrid berhak atas separuh nilai transfer yang disepakati, dikutip dari Diario AS.
Dengan nilai kesepakatan sekitar 20 juta euro (Rp401 miliar), Real Madrid diperkirakan akan menerima sekitar 10 juta euro atau sekitar Rp200 miliar.
Keuntungan ini berasal dari pemain yang mereka kembangkan di akademi La Fabrica dan sempat menjalani debut bersama tim utama.
Gila sendiri bergabung dengan Lazio dari Real Madrid dengan nilai transfer 6 juta euro (Rp120 miliar).
Meski nilai pasarnya saat ini mendekati 30 juta euro (Rp602 miliar), situasi kontraknya membuat Lazio harus menurunkan harga jual sang pemain.
(Tribunnews.com/Ali)