TRIBUNBATAM.id - Berikut ini adalah tata cara dan bacaan salat Lailatul Qadar di bulan Ramadhan.
Seperti diketahui, Ramadhan 1447 H jatuh pada Rabu 18 Februari 2026 hingga 19 Maret 2026.
Mulai Kamis 19 Februari 2026, umat Islam di seluruh dunia wajib menjalankan ibadah puasa dari fajar hingga matahari terbenam.
Selain itu, umat muslim dianjurkan untuk memperbanyak dizkir, istighfar, dan doa selama bulan Ramadhan.
Di bulan Ramadhan terdapat malam Lailatul Qadar yang merupakan malam paling mulia.
Seperti yang digambarkan dalam Alquran bahwa malam Lailatul Qadar lebih baik dari 1000 bulan di mana rahmat dan keberkahan turun, serta takdir setahun ditetapkan.
Lailatul Qadar terjadi pada malam ganjil di 10 malam trakhir Ramadhan (21,23,25,27,29).
Umat muslim dianjurkan untuk meningkatkan ibadah, i'tikaf, doa dalam malam-malam tersebut.
Tata Cara Sholat Lailatul Qadar
Pada dasarnya, tata cara sholat Lailatul Qadar tidak jauh berbeda dengan sholat sunnah dua rakaat lainnya.
Berikut langkah-langkah yang dapat dilakukan:
1. Membaca niat dalam hati.
Berikut bacaan niat sholat sunnah Lailatul Qadar dua rakaat:
أُصَلِّي سُنَّةَ لَيْلَةِ الْقَدْرِ رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Usholli sunnatan lailatul qadari rokataini lillaahi ta’ala.
Artinya:
“Saya niat sholat sunnah Lailatul Qadar dua rakaat karena Allah Ta’ala.”
Jika dilakukan secara berjamaah, niat dapat ditambahkan dengan:
إِمَامًا (sebagai imam)
مَأْمُومًا (sebagai makmum)
2. Takbiratul ihram
3. Membaca doa iftitah
4. Membaca Surah Al-Fatihah
5. Membaca Surah Al-Ikhlas sebanyak 7 kali pada rakaat pertama
6. Rukuk, i’tidal, sujud, duduk di antara dua sujud, lalu sujud kedua
7. Berdiri untuk rakaat kedua
8. Membaca Al-Fatihah
9. Membaca Surah Al-Ikhlas sebanyak 7 kali.
10. Menyelesaikan sholat hingga salam
Setelah selesai sholat, sebagian ulama menganjurkan untuk membaca istighfar sebanyak 70 kali sebagai bentuk permohonan ampun kepada Allah SWT.
Baca juga: Tata Cara Salat Idul Fitri 2026, Boleh Dilakukan Mufarid Ketimbang Tidak Sama Sekali
Doa yang Dianjurkan Saat Malam Lailatul Qadar
Salah satu doa yang dianjurkan Rasulullah SAW untuk dibaca saat mencari malam Lailatul Qadar adalah:
اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّى
Allaahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘annii.
Artinya:
“Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf dan mencintai pemaafan, maka maafkanlah aku.”
Selain doa tersebut, umat Islam juga dapat membaca doa dari Surah Al-Baqarah ayat 201:
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Rabbana atina fiddunya hasanah, wa fil akhirati hasanah waqina ‘adzabannar.
Artinya:
“Ya Tuhan kami, berikanlah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat serta lindungilah kami dari siksa neraka.”
Keutamaan Malam Lailatul Qadar
Melalui tayangan Tanya Ustaz di kanal YouTube Tribunnews, dosen UIN Raden Mas Said, Dr. H. Baidi, menjelaskan bahwa malam Lailatul Qadar merupakan malam yang memiliki keutamaan luar biasa.
Menurutnya, pahala ibadah yang dilakukan pada malam tersebut nilainya lebih baik dibandingkan dengan ibadah selama seribu bulan.
“Kebaikan dan pahala yang diberikan pada orang yang melaksanakan ibadah di waktu Lailatul Qadar lebih baik dari seribu bulan atau sekitar 84 tahun,” jelasnya.
Sholat Lailatul Qadar Jam Berapa Dilaksanakan?
Tidak sedikit umar muslim yang belum mengetahui waktu yang tepat untuk melaksanakan sholat Lailatul Qadar.
Ibadah ini dilakukan pada malam hari setelah masuk waktu Isya hingga menjelang Subuh.
Sebenarnya tidak ada waktu khusus yang ditentukan, namun terdapat beberapa waktu yang sering dianjurkan untuk melaksanakan sholat ini.
1. Pada 10 Malam Terakhir Ramadan
Sepuluh malam terakhir Ramadan merupakan periode yang sangat dianjurkan untuk memperbanyak ibadah.
Pada rentang waktu inilah umat Islam berusaha mencari malam Lailatul Qadar yang penuh keberkahan.
Banyak ulama menyarankan agar umat Muslim menghidupkan setiap malam pada periode ini dengan sholat malam, doa, serta membaca Al-Qur’an.
Dengan cara tersebut, peluang untuk mendapatkan keutamaan Lailatul Qadar menjadi semakin besar.
2. Setelah Sholat Isya
Waktu setelah melaksanakan sholat Isya juga menjadi kesempatan yang baik untuk melakukan sholat Lailatul Qadar.
Setelah menyelesaikan sholat wajib tersebut, umat Islam dapat melanjutkan dengan berbagai ibadah sunnah.
Pada waktu ini, suasana malam biasanya sudah lebih tenang sehingga memudahkan seseorang untuk beribadah dengan lebih khusyuk.
3. Setelah Sholat Tarawih
Selain setelah Isya, banyak umat Muslim melaksanakan sholat Lailatul Qadar setelah menunaikan sholat Tarawih.
Setelah menyelesaikan ibadah Tarawih di masjid maupun di rumah, seseorang dapat melanjutkan dengan sholat sunnah lainnya sebagai bentuk pengagungan malam yang mulia.
Melakukan ibadah pada waktu tersebut juga menjadi salah satu cara untuk mengisi malam Ramadan dengan amalan yang bernilai pahala besar.
(TribunBatam.id)