Stok Daging Sapi Banyuwangi Aman Jelang Lebaran Meski Permintaan Naik Dua Kali Lipat
Haorrahman March 11, 2026 05:38 PM

 

TRIBUNJATIMTIMUR.COM, Banyuwangi - Pemkab Banyuwangi memastikan ketersediaan daging sapi untuk kebutuhan Idul Fitri 2026 dalam posisi aman. Meski terjadi lonjakan permintaan di masyarakat, populasi ternak di wilayah ujung timur Pulau Jawa ini dinilai masih sangat mencukupi.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Banyuwangi, Danang Hartanto, menjelaskan tren kenaikan permintaan mulai terlihat sejak memasuki pertengahan Ramadan. Jika pada hari biasa pemotongan sapi hanya berkisar di angka 20 hingga 30 ekor per hari, kini jumlahnya meningkat drastis.

"Kini bisa mencapai 60 ekor per hari," ungkap Danang saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Blambangan, Rabu (11/03/2026) dini hari.

Baca juga: Angin Kencang Rusak Puluhan Rumah dan Tumbangkan Belasan Pohon di Banyuwangi

Stok Melimpah

Meskipun permintaan naik dua kali lipat, Danang mengimbau masyarakat agar tidak perlu khawatir mengenai kelangkaan. Hal ini didasarkan pada data populasi sapi pedaging di Banyuwangi yang saat ini menyentuh angka 100.000 ekor.

Kenaikan permintaan ini secara alami memengaruhi harga di pasar. Saat ini, harga daging sapi di tingkat pedagang berada di kisaran Rp140.000 hingga Rp150.000 per kg, naik dari harga normal yang biasanya berada di angka Rp125.000 per kg.

Badrus, salah satu pedagang di Pasar Blambangan, mengakui adanya peningkatan volume penjualan. "Pada waktu biasa, saya menjual dua ekor sapi per hari. Sekarang bisa mencapai tiga ekor," katanya.

Baca juga: Kapal Cepat Banyuwangi-Denpasar Dialihkan ke Angkutan Lebaran di Pelabuhan Jangkar

Selain memantau harga dan stok, Pemkab Banyuwangi melalui Bidang Kesehatan Hewan juga memastikan daging yang beredar di masyarakat memenuhi standar Asuh (Aman, Sehat, Utuh, dan Halal).

Kabid Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dispertan Banyuwangi, Nanang Sugiharto, menyatakan bahwa timnya telah mengambil berbagai sampel daging sapi dan ayam untuk diuji secara laboratorium. Berdasarkan pemeriksaan fisik di lapangan, kualitas daging yang dijual terpantau sangat baik.

"Sidak dilakukan bukan hanya di Pasar Blambangan, tetapi juga di pasar-pasar lain di seluruh Banyuwangi oleh tim dari Dispertan," tambah Nanang.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.