PSS Sleman Improvisasi Taktik Saat Bertandang ke Markas Barito Putera, Duel Penentu ke Super League
Mulyadi Danu Saputra March 11, 2026 06:52 PM

 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Kompetisi sepak bola kasta ke-2 di Indonesia, Pegadaian Championship 2025-2026 sedang jeda hingga 26 Maret 2026.

Rangkaian partai pekan ke-22 dijadwalkan berlangsung pada Jumat (27/3/2026), Sabtu (28/3/2026) dan Minggu 29 Maret 2026.

Saat ini, atau hingga pekan ke-21, Adhyaksa FC Banten memimpin klasemen sementara Grup 1 atau Wilayah Barat dengan poin 40.

Di posisi kedua, ketiga dan keempat masing-masing Garudayaksa FC (38), Sumsel United (37) dan FC Bekasi City (36).

Baca juga: 3 Keuntungan PSS Sleman Saat Bertandang ke Markas Kendal Tornado FC yang Sedang Onfire

Di Grup 2 atau Wilayah Timur, PSS Sleman berjaya di puncak klasemen dengan poin 45.

Diikuti Barito Putera (41), Kendal Tornado FC (40) dan Persipura Jayapura (40).

Pada pertandingan pekan ke-22 mendatang, PSS Sleman berpotensi terganjal di kandang Kendal Tornado FC.

Pasalnya, tim asuhan pelatih muda Stefan Keeltjes itu sedang onfire. 

Meskipun pada dua pertemuan sebelumnya, Tornado FC dan PSS Sleman saling mengalahkan.

Pada leg 1 PSS menang 3-1, giliran Tornado FC jadi tuan rumah di leg 2, mereka revans 2-1.

Kendati begitu, peluang PSS kembali ke Liga 1 atau Super League tergolong mulus.

Pasalnya, 5 lawan mereka berikutnya hanya 2 tim yang patut diwaspadai, yakni Tornado FC dan Barito Putera.

Tiga lainnya adalah Persipal FC Palu (tim juru kunci), Persiku Kudus (peringkat 7) dan
Persiba Balikpapan (posisi 8).

Praktis, selain Tornado FC, hanya Barito Putera yang berpotensi menghentikan laju Laskar Sembada atau Super Elang Jawa.

Pada dua pertemuan sebelumnya lawan Laskar Antasari, julukan Barito Putera, kedua tim sama kuat, dengan skor 1-1 dan 0-0.

Kedua tim mantan peserta Liga 1 itu bakal bentrok pada pekan ke-24, Sabtu malam 11 April 2026 di Stadion 17 Mei Banjarmasin.

Improvisasi Teknik PSS

Sebelumnya, PSS Sleman berhasil meraih kemenangan krusial setelah mengalahkan tuan rumah Persela Lamongan, Minggu (1/3/2026) lalu.

Sayangnya, setelah berhasil mencetak gol cepat, Irvan Movu harus ditarik keluar sebelum babak pertama usai. 

Situasi ini memaksa tim pelatih PSS melakukan pergantian pemain yang bukan berposisi striker murni pasalnya pada pertandingan ini, 

Penyebabnya, striker utama Gustavo Tocantins absen karena akumulasi kartu kuning.

Mengutip laman PSS Sleman, pelatih Ansyari Lubis menjelaskan bahwa dalam sepak bola situasi seperti ini bukan hal yang baru. 

Banyak tim besar yang pernah menghadapi kondisi serupa dan mampu mengatasinya dengan penyesuaian taktik.

“Dalam sepak bola itu sebenarnya bukan masalah besar. Banyak contoh dari tim bermain tanpa striker murni dengan skema false nine, dan itu bisa menjadi referensi bagi kami,” ujar Ansyari Lubis.

Dalam sepak bola segala sesuatunya bisa terjadi kapan pun termasuk kondisi pemain yang tidak selalu berada dalam kondisi ideal. 

Baginya hal tersebut harus diantisipasi dengan mempersiapkan opsi dan improviasi taktik agar tim tetap kompetitif di setiap pertandingan.

“Dengan sisa enam pertandingan ini, semuanya bisa saja terjadi. Mulai dari kondisi pemain dan berbagai situasi lainnya. Karena itu secara taktik kami harus siap melakukan banyak improvisasi,” terang Ansyari Lubis.

Lebih lanjut lagi, improvisasi taktik bakal berjalan bila para pemain sudah mengerti konsep permainan yang diinginkan tim pelatih. 

Berkaitan dengan hal ini, Ansyari Lubis menilai para pemainnya sudah sering dilatih sehingga proses adaptasi berjalan baik dan cepat.

“Para pemain sudah memahami apa yang menjadi keinginan tim secara taktikal. Jadi ketika ada pemain yang harus dimainkan bukan di posisi aslinya, mereka sudah terbiasa karena di latihan kami juga melakukan berbagai penyesuaian,” ujarnya pada hari Senin (9/3/2026) petang di Lapangan Pakembinangun, Sleman.

Dengan persiapan tersebut, dia memastikan bahwa rotasi posisi pemain tidak menjadi kendala besar bagi tim. 

Adaptasi yang baik dari para pemain diharapkan mampu menjaga performa tim, meskipun harus tampil tanpa striker murni di lini depan.

(Banjarmasinpost.coid)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.