TRIBUNPEKANBARU.COM, KAMPAR - Bupati Kampar, Ahmad Yuzar memberi penegasan ihwal kesiagaan selama libur Lebaran tahun 2026.
Ia menekankan beberapa kesiapan untuk dilaksanakan oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Apalagi Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah sudah semakin dekat.
"Kita tidak akan ada libur. Justru saat masyarakat libur, pemerintah harus siaga memberi pelayanan kepada masyarakat," ungkapnya, Rabu (11/3/2026).
Ia meminta mendirikan posko di wilayah perbatasan dan kawasan strategis. Hal itu sesuai dengan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri.
"Untuk di Kampar kita rencanakan akan mendirikan delapan posko," katanya.
Selain itu, ia telah menginstruksikan seluruh OPD untuk menginventarisasi persoalan yang berpotensi mengganggu dan menghambat aktivitas masyarakat.
"Khususnya jalan rusak yang berpotensi menghambat arus mudik masyarakat. Alat berat harus stand by," katanya. Ia juga mewanti-wanti kenaikan harga bahan pangan.
Baca juga: INILAH Rincian Kawasan Hutan 40 Ha Terbakar dalam 2 Bulan di Kampar: Terluas Dekat Pekanbaru
Menurut dia, kenaikan harga dapat disebabkan oleh terganggunya rantai pasok akibat kemacetan jalur distribusi. Oleh karenanya, ia meminta OPD tetap siaga untuk menghadapi potensi-potensi tersebut.
Ia mengatakan, aktivitas perekonomian masyarakat akan meningkat cukup signifikan saat memasuki akhir ramadan. Kondisi tersebut dapat menimbulkan persoalan.
“Makanya kita harus waspada," katanya. Ia menyatakan, rapat dijadwalkan segera untuk membahas kesiapan strategis.
( Tribunpekanbaru.com / Fernando Sihombing)