TRIBUNPEKANBARU.COM, PELALAWAN - Wakil Bupati Pelalawan H Husni Tamrin menyentil Kepala Bidang (Kabid) di Dinas Komunikasi dan informasi (Diskominfo) saat melantik 62 pejabat pejabat struktural dan fungsional pada Rabu (11/3/2026).
Wabup Husni Tamrin tampak kesal dan marah dengan sikap seorang Kabid di Diskominfo Pelalawan. Lantaran tidak menunjukkan sikap amanah atas jabatan yang telah diemban oleh oknum pejabat tersebut. Hingga Husni Tamrin menyampaikan kekecewaannya saat berpidato setelah melantik 26 pejabat eselon lll dan 36 pejabat fungsional.
"Ada kabid, saya sebutkan saja dinasnya Infokom (Diskominfo), Pak Sekda. Ini perlu dievaluasi," kata Husni Tamrin kepada Sekdakab Pelalawan Tengku Zulfan yang duduk di depan, dihadapan para pejabat yang baru saja diambil sumpah, Rabu (11/3/2026).
Persoalan bermula saat Kabid yang bersangkutan ditanyakan perihal foto Bupati Zukri dan Wabup Husni Tamrin yang dinilai kurang bagus. Sebab Diskominfo bertanggung jawab dalam mendokumentasikan kegiatan pimpinan sekaligus mempublikasikannya melalui Media Sosial (Medos) maupun media massa.
Namun ketika kabid tersebut dihubungi untuk mempertanyakan dokumentaai foto dan video kegiatan kepala daerah yang dinilai kurang bagu, jawaban Kabid tersebut diluar dugaan. Pejabat eselon lll itu tidak peduli dengan kondisi hasil dokumentasi yang buruk, dengan alasan anggaran tidak ada.
"Saya suruh telpon dia, jawabannya mau ada foto pak bupati dan pak wakil bupati itu tidak penting, (karena) anggaran tak ada," kata Husni menirukan ucapan pejabat tersebut.
Baca juga: Daftar 62 Pejabat yang Dilantik Wabup Pelalawan, Wabup Husni Tamrin: Ini Baru Gelombang Kecil
Sekdakab Tengku Zulfan yang duduk di depan bersama Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Darlis, mendengar langsung keluhan orang nomor dua di Pelalawan itu. Termasuk para pimpinan OPD yang menghadiri pelantikan, serta para pejabat yang dilantik maupun menyaksikan pengukuhan.
"Ini tak betul (pejabat) ini. Merusak ini. Harus dievaluasi neh Pak Sekda," kata Tamrin mengulangi penegasannya.
Selain itu, menurut Wabup Tamrin ada juga beberapa Kabid yang datang ke kantor menjelang siang hari. Karena merasa dekat dengan kepala dinas maupun pimpinan di Pelalawan.
"Ada juga kabid yang suka hatinya masuk. Jam 11 baru datang ke kantor, karena dekat dengan kepala dinas ataupun punya nomor punggung. Ini juga harus dievaluasi," ujarnya.
Ia mengungkapkan, Kabid-kabid di sebagian besar OPD tidak mau bekerja atau bermalas-malasan karena tidak ada anggaran. Ruang fiskal Pemkab Pelalawan yang sempit akibat pengurangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) menjadi alasan bagi pejabat untuk berleha-leha menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.
Adapun jumlah pejabat yang dimutasi yakni sebanyak 26 pejabat eselon lll yang bekerja di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Diantaranya 9 Sekretaris Dinas (Sekdis), 2 Kepala Bagian (Kabag), 11 Kepala Bidang (Kabid, satu orang camat yaitu Camat Pelalawan, dan dua orang Sekretaris Kecamatan (Sekcam) diantaranya Sekcam Pelalawan dsn Sekcam Bandar Seikijang. Serta satu orang Kepala Bidang (Kabid) yang dikukuhkan pada posisi yang sama, lantaran nama jabatannya berubah yaitu Kabid pemasaran dan destimasi pariwisata Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora).
Kemudian sebanyak 36 orang pejabat fungsional diantaranya 29 pejabat fungsional di lingkungan OPD Pelalawan dan tujuh orang fungsional guru.
Para pejabat menggunakan stelan jas lengkap dengan peci untuk laki-laki dan stelan blazer bagi pejabat perempuan.
(Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung)