BANGKAPOS.COM, BANGKA – Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan, Kepulauan Bangka Belitung menyiapkan delapan jadwal keberangkatan angkutan jalan perintis bus DAMRI setiap hari di Kecamatan Lepar.
Jadwal tersebut melayani rute Pelabuhan Penutuk menuju Desa Tanjung Labu serta Desa Tanjung Sangkar dan sebaliknya. Kini masyarakat memiliki pilihan waktu perjalanan sejak pagi hingga sore hari.
Kepala Dinas Perhubungan Bangka Selatan, Benny Supratama mengatakan, pengaturan jadwal tersebut dilakukan untuk memastikan mobilitas masyarakat di wilayah kepulauan tetap lancar. Khususnya menjelang momentum mudik Lebaran 2026.
“Dengan adanya delapan jadwal keberangkatan setiap hari ini masyarakat bisa lebih mudah melakukan perjalanan antar desa maupun menuju pelabuhan,” kata dia kepada Bangkapos.com, Rabu (11/3/2026).
Benny membeberkan, terdapat delapan jadwal keberangkatan DAMRI angkutan jalan perintis setiap harinya. Dua jadwal keberangkatan disiapkan dari Pelabuhan Penutuk menuju Desa Tanjung Labu, yakni pada pukul 06.30 WIB dan 14.30 WIB. Sementara dua jadwal keberangkatan dari Desa Tanjung Labu menuju Pelabuhan Penutuk tersedia keberangkatan pukul 08.00 WIB dan 16.00 WIB.
Selain itu, dua jadwal melayani dari Pelabuhan Penutuk menuju Desa Tanjung Sangkar juga dilayani dua jadwal perjalanan. Yaitu pukul 07.00 WIB dan 15.30 WIB. Sedangkan dari Desa Tanjung Sangkar menuju Pelabuhan Penutuk tersedia keberangkatan pukul 06.30 WIB dan 14.00 WIB. Dengan jadwal yang teratur tersebut, diharapkan masyarakat Pulau Lepar dapat memanfaatkan layanan angkutan perintis.
“Untuk mendukung berbagai aktivitas, mulai dari bekerja, bersekolah hingga kegiatan ekonomi antar desa,” jelas Benny.
Selain jadwal yang cukup fleksibel, layanan angkutan ini juga menawarkan tarif terjangkau yakni Rp7.000 per orang. Pemerintah daerah menilai tarif tersebut cukup ringan bagi masyarakat. Terutama dalam mendorong pemanfaatan transportasi umum di wilayah kepulauan.
Sediakan Kapal Motor Gandha Nusantara Secara Gratis
Di samping itu, pemerintah daerah memaksimalkan operasional Kapal Motor (KM) Gandha Nusantara 09 yang akan melayani enam kali pelayaran gratis agar masyarakat dapat memanfaatkannya secara optimal. Untuk menghubungkan Pulau Pongok, Pulau Celagen, hingga Pelabuhan Sadai.
Benny Supratama, mengatakan kapal tersebut menjadi sarana transportasi penting untuk meningkatkan konektivitas masyarakat di kecamatan kepulauan terluar selama momentum mudik dan arus balik Lebaran.
KM Gandha Nusantara 09 sudah beroperasi sejak 12 Maret 2025 dan melayani rute penyeberangan antar kecamatan kepulauan. Oleh sebab itu, pada momentum Lebaran tahun ini, pemerintah daerah akan memaksimalkan operasional kapal tersebut.
“Pada momentum mudik dan arus balik Lebaran 2026 ini kami akan memaksimalkan operasional KM Gandha Nusantara 09,” ucapnya.
Kata Benny selama periode mudik Lebaran tahun ini, kapal tersebut dijadwalkan melakukan enam kali pelayaran dengan layanan yang dipastikan gratis bagi masyarakat. Pelayaran pertama dijadwalkan pada Rabu (11/3/2026)
Kapal akan berangkat dari Pelabuhan Sadai pukul 08.30 WIB menuju Pelabuhan Celagen. Selanjutnya dari Pelabuhan Celagen kapal akan kembali berlayar sekitar pukul 13.30 hingga 14.30 menuju Pelabuhan Pongok dengan estimasi waktu tempuh sekitar 30 menit.
Pelayaran berikutnya dilanjutkan pada Kamis (12/3/2026). Kapal akan berangkat dari Pelabuhan Pulau Pongok pukul 07.00 WIB menuju Pelabuhan Pulau Celagen. Setelah itu perjalanan dilanjutkan menuju Pelabuhan Sadai dengan estimasi tiba sekitar pukul 13.30 WIB.
Kemudian pada Senin (16/3/2026), KM Gandha Nusantara 09 kembali berlayar dari Pelabuhan Sadai pukul 08.30 WIB menuju Pelabuhan Pulau Celagen dan dilanjutkan ke Pelabuhan Pulau Pongok dengan estimasi tiba sekitar pukul 15.00 WIB.
Selanjutnya pada Selasa (17/3/2026) kapal dijadwalkan berangkat dari Pelabuhan Pulau Pongok pukul 07.00 WIB menuju Pelabuhan Pulau Celagen dan berakhir di Pelabuhan Sadai dengan estimasi tiba sekitar pukul 13.30 WIB. Pelayaran berikutnya dilaksanakan pada Rabu (25/3/2026).
Kapal akan berangkat dari Pelabuhan Sadai pukul 08.30 WIB menuju Pelabuhan Pulau Celagen dan Pulau Pongok dengan estimasi tiba sekitar pukul 15.00 WIB.
Sementara pelayaran terakhir dijadwalkan pada Kamis (26/3/2026). Kapal akan berangkat dari Pelabuhan Pulau Pongok pukul 07.00 WIB menuju Pulau Celagen dan berakhir di Pelabuhan Sadai dengan estimasi tiba sekitar pukul 13.30 WIB.
Meski demikian, Benny mengingatkan bahwa jadwal pelayaran dapat berubah sewaktu-waktu menyesuaikan kondisi pasang surut air laut.
“Masyarakat yang hendak menggunakan layanan kapal diminta datang ke pelabuhan setidaknya satu jam sebelum keberangkatan,” jelas Benny.
Diakuinya kehadiran KM Gandha Nusantara 09 sangat membantu mobilitas masyarakat yang tinggal di wilayah kepulauan. Setidaknya terdapat tiga wilayah yang kini semakin mudah terhubung berkat layanan kapal tersebut, terutama masyarakat di kecamatan kepulauan terluar.
Selain melayani rute Sadai–Celagen–Pongok, sebelumnya kapal ini juga membuka konektivitas menuju sejumlah pulau lainnya.
“Seperti Pelabuhan Penutuk, Pulau Tinggi, Pulau Panjang, hingga Pulau Kelapan yang dikenal memiliki potensi wisata,” tukas Benny.
(Bangkapos.com/Cepi Marlianto)