Perkuat Ketahanan Pangan, Pemkab Bone Wajibkan Desa Siapkan Kios Tani
Sukmawati Ibrahim March 11, 2026 08:05 PM

TRIBUN-TIMUR.COM, BONE – Pemerintah Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel) menyiapkan berbagai program untuk memperkuat ketahanan pangan di daerah.

Salah satunya melalui keberadaan kios pangan Tripika dan Tripides yang beroperasi setiap hari untuk memudahkan masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau.

Hal tersebut disampaikan Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman, saat mengikuti kegiatan Gerakan Pangan Murah Serentak yang digelar di 24 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan, di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kecamatan Tanete Riattang Barat, Rabu (11/3/2026).

Menurutnya, pemerintah daerah terus berupaya menjaga ketersediaan serta stabilitas harga pangan di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat.

Selain menghadirkan kios pangan, Pemkab Bone juga rutin menggelar operasi pasar di sejumlah wilayah.

Bupati Bone juga menyebut pihaknya telah menerbitkan surat edaran terkait Gerakan Cadangan Pangan Keluarga.

Melalui kebijakan tersebut, setiap rumah tangga didorong untuk menyiapkan cadangan pangan secara mandiri.

Selain itu, pemerintah daerah juga mewajibkan setiap desa menyiapkan kios tani sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan di tingkat desa.

“Setiap keluarga diharapkan memiliki cadangan pangan. Kemudian seluruh desa juga wajib menyiapkan kios tani agar kebutuhan pangan masyarakat tetap terjaga,” ujarnya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bone, Andi Zainal Wahyudi, menambahkan, gerakan pangan murah juga menjadi salah satu langkah pemerintah untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau.

Selain itu, program tersebut juga bertujuan menjaga stabilitas inflasi daerah.

“Pemerintah terus memantau distribusi dan harga pangan agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi,” katanya.

Salah seorang warga Kecamatan Tanete Riattang Timur, Samsuddin, menilai keberadaan kios pangan sangat membantu masyarakat.

Menurutnya, harga bahan pokok di kios pangan biasanya lebih stabil dibandingkan di pasar.

“Kalau ada kios pangan atau pasar murah seperti ini tentu sangat membantu masyarakat, terutama menjelang Ramadan ketika kebutuhan rumah tangga meningkat,” ujarnya. (*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.