BBPJN Kaltim Percepat Perbaikan Jalan Kota Bangun-Muara Muntai Jelang Mudik Lebaran
Amelia Mutia Rachmah March 11, 2026 08:07 PM

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Perbaikan jalan mudik di Kalimantan Timur terus dipercepat oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kaltim untuk memastikan kelancaran arus kendaraan menjelang Lebaran 2026.

Persiapan menyambut arus mudik Lebaran 2026 terus dimatangkan oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kaltim.

Tim PPK 1.6 yang menangani perbaikan infrastruktur jalan di jalur lini tengah Kalimantan Timur terus mempercepat pekerjaan. Jalur tersebut merupakan rute strategis yang menghubungkan wilayah hulu Sungai Mahakam dengan sejumlah kawasan lain di provinsi tersebut.

Pelaksana Lapangan proyek tersebut, Ali Rasmali, yang mengerjakan ruas Kota Bangun–Muara Leka–Muara Muntai, menegaskan bahwa tim di lapangan saat ini fokus melakukan penambalan jalan berlubang atau patching.

Langkah ini dilakukan agar para pemudik nantinya dapat melintas dengan aman dan nyaman.

Pekerjaan Dilakukan Paralel

Ali menjelaskan bahwa pihaknya menerapkan strategi khusus agar perbaikan jalan dapat diselesaikan lebih cepat.

Baca juga: BBPJN Kaltim Pastikan Jalan Loa Janan-Tenggarong-Kota Bangun Mulus H-7 Lebaran

Salah satu metode yang digunakan adalah melakukan pekerjaan secara paralel di beberapa titik sekaligus.

“Kami kerjakan langsung di dua titik lokasi. Bahasa teknisnya pengerjaan dilakukan secara paralel di dua lokasi berbeda, yakni di Sta.12 dan Sta.50, supaya lubang-lubang ini segera tertangani dengan cepat,” jelas Ali Rasmali, Rabu (11/3/2026) kepada Tribun Kaltim.

Dengan sistem tersebut, diharapkan seluruh kerusakan jalan yang berpotensi membahayakan pengguna jalan dapat segera diperbaiki sebelum puncak arus mudik Lebaran.

Pertimbangkan Kondisi Pekerja Ramadan

Meski pekerjaan dilakukan dengan percepatan, Ali menyebut pihaknya belum memberlakukan sistem lembur atau overtime.

Hal ini mempertimbangkan kondisi para pekerja yang saat ini menjalankan ibadah puasa selama bulan suci Ramadan.

“Kita tetap sesuai aturan karena ada beberapa pekerja yang menjalankan ibadah puasa,” sebutnya.

Baca juga: Pelabuhan Kariangau Balikpapan Tambah Trip Feri Saat Mudik Lebaran 2026

Menurutnya, kondisi fisik para pekerja menjadi pertimbangan penting agar pekerjaan tetap berjalan optimal tanpa mengabaikan kesehatan dan keselamatan tenaga kerja.

Selain menutup lubang jalan, tim di lapangan juga melakukan perbaikan saluran drainase untuk mengantisipasi genangan air saat hujan.

Genangan air sering menjadi salah satu faktor yang mempercepat kerusakan permukaan jalan jika tidak ditangani dengan baik.

Tak hanya itu, aspek keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan juga menjadi perhatian melalui berbagai pekerjaan tambahan di sepanjang ruas jalan tersebut.

“Grading bahu jalan, pembersihan rumput, dan penataan bahu jalan dilakukan untuk memastikan lebar jalan maksimal bagi pengendara,” ujarnya.

Baca juga: Antisipasi Mudik Sungai, Polres Kukar Perketat Pengawasan Jalur Mahakam

Langkah tersebut juga bertujuan meningkatkan visibilitas pengendara sehingga risiko kecelakaan lalu lintas dapat diminimalkan.

BBPJN Kaltim menargetkan seluruh pekerjaan perbaikan jalan di ruas Kota Bangun–Muara Leka–Muara Muntai dapat selesai paling lambat H-5 sebelum Hari Raya Idulfitri.

Ali menegaskan bahwa pekerjaan patching akan terus dilakukan sepanjang ruas jalan tersebut untuk memastikan tidak ada lubang yang dapat membahayakan pengguna jalan saat puncak arus mudik.

“Kami juga berharap masyarakat tetap berhati-hati dan mohon maaf jika pengerjaan sedikit mengganggu lalu lintas pemudik,” tandasnya. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.