TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Arus mudik Pelabuhan Loktuan mulai menunjukkan peningkatan seiring mendekatnya Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Otoritas pelabuhan memperkirakan kepadatan penumpang akan mencapai puncaknya pada pertengahan Maret 2026.
Aktivitas penumpang di Pelabuhan Loktuan mulai meningkat seiring mendekatnya arus mudik Lebaran 2026. Otoritas pelabuhan memprediksi puncak keberangkatan penumpang akan terjadi pada 13 dan 16 Maret mendatang.
Lonjakan jumlah penumpang bahkan mulai terlihat pada keberangkatan KM Binaiya pada Senin (9/3/2026) lalu.
Kapal yang melayani rute pelayaran antarwilayah tersebut tercatat mengangkut lebih dari seribu penumpang dari Pelabuhan Loktuan.
Manajer Operasional Pelabuhan Loktuan, Jackthin Pamasi, mengatakan jumlah penumpang yang berangkat pada pelayaran awal pekan kemarin mencapai 1.240 orang, angka yang tergolong tinggi dibandingkan hari biasa.
Baca juga: Jelang Lebaran 2026, Warga Bontang Bisa Beli Beras Murah di GPM, Harga Mulai Rp60 Ribu
“Tanda-tanda arus mudik mulai meningkat,” kata Jackthin saat dihubungi, Rabu (11/3/2026).
Menurut Jackthin, KM Binaiya memiliki kapasitas sekitar 1.000 penumpang.
Namun pada kondisi normal, jumlah penumpang yang berangkat dari Pelabuhan Loktuan biasanya hanya berkisar 600 orang dalam setiap pelayaran.
Peningkatan jumlah penumpang ini menjadi indikator awal bahwa masyarakat mulai melakukan perjalanan mudik melalui jalur laut.
Jackthin menjelaskan bahwa tren peningkatan jumlah penumpang sudah terlihat dalam beberapa pelayaran terakhir.
Baca juga: Satpol PP Bontang Temukan Manipulasi Data Tamu Hotel Saat Ramadan 2026
Pada keberangkatan sebelumnya, jumlah penumpang yang tercatat mencapai 946 orang, yang terdiri dari 902 penumpang dewasa dan 44 bayi.
Lonjakan ini diperkirakan masih akan terus meningkat menjelang puncak arus mudik Lebaran.
Puncak Mudik Diprediksi 13 dan 16 Maret
Pihak pelabuhan memperkirakan kepadatan penumpang paling tinggi akan terjadi pada keberangkatan kapal pada 13 dan 16 Maret 2026.
Tanggal tersebut dinilai menjadi momentum masyarakat mulai melakukan perjalanan pulang kampung menjelang Hari Raya Idulfitri.
“Biasanya kalau sudah mendekati Lebaran, jumlah penumpang akan terus naik. Kami perkirakan puncaknya nanti di keberangkatan tanggal 13 dan 16 Maret,” katanya.
Baca juga: Warga Gagalkan Pencurian Motor di Marangkayu Bontang, Dua Pelaku Diamankan Polisi
Untuk mengantisipasi potensi kepadatan arus penumpang, pengelola pelabuhan telah membuka posko terpadu angkutan Lebaran sejak 10 Maret 2026.
Posko tersebut menjadi pusat layanan informasi sekaligus koordinasi berbagai pihak yang terlibat dalam pelayanan penumpang selama masa mudik.
“Jadi semua informasi dan pelayanan terkait penumpang dipusatkan di posko terpadu,” ujarnya.
Selama Maret 2026 terdapat dua kapal yang melayani pelayaran reguler dari Pelabuhan Loktuan, yakni KM Egon dan KM Binaiya.
KM Egon
KM Binaiya
Dengan meningkatnya aktivitas penumpang di Pelabuhan Loktuan, pihak pengelola pelabuhan mengimbau calon pemudik untuk merencanakan perjalanan lebih awal serta mematuhi ketentuan keselamatan selama menggunakan transportasi laut. (*)