PALEMBANG – Semangat kepedulian sosial dan pemberdayaan keluarga kembali bergelora di Kota Palembang. Melalui gerakan nyata Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK), Ketua TP PKK Kota Palembang, Hj. Dewi Sastrani, terus mengibarkan bendera perjuangan kesehatan bagi masyarakat, khususnya warga kurang mampu.
Kali ini, fokus perhatian tertuju pada Kecamatan Sematang Borang, tepatnya di Kelurahan Srimulya, yang menjadi saksi nyata hadirnya program kesehatan berbasis masyarakat yang menyentuh langsung akar rumput.
Langkah ini bukan sekadar rutinitas organisasi, melainkan bagian integral dari visi-misi Besar Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palembang dalam mewujudkan program strategis 'Palembang Sehat'.
Dewi Sastrani menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan rangkaian berkelanjutan dari program inovatif TP PKK 'Kita Plus', yang dirancang khusus untuk memberikan intervensi dan bantuan kesehatan langsung kepada warga yang sangat membutuhkan di kediaman mereka.
“Ada enam warga yang kita kunjungi rumahnya secara langsung (door-to-door), mulai dari balita hingga warga yang mengalami gangguan psikologis berat. Untuk balita, kita jalankan program Kita Plus dari TP PKK, dan kita juga bekerja sama secara sinergis dengan Baznas Kota Palembang,” ungkap Dewi, Rabu (11/3/2026).
Sinergi dan Konsistensi di Bulan Suci
Gerakan kemanusiaan ini tidak berjalan sendiri. TP PKK menggandeng Dinas Kesehatan Kota Palembang, pihak kecamatan, dan kelurahan untuk memastikan pendistribusian program berjalan efektif, tepat sasaran, dan akuntabel.
Bahkan, Dewi menekankan bahwa 10 program pokok PKK dijalankan secara konsisten sebagai bagian dari implementasi Asta Cita, yang menjadi landasan gerakan pemberdayaan keluarga nasional.
Meski kegiatan dilakukan di tengah bulan suci Ramadan, semangat para kader PKK tidak sedikit pun surut. Mereka tetap turun ke lapangan, mengetuk pintu rumah warga, dan memberikan perhatian penuh, santunan, serta motivasi kepada keluarga yang sedang diuji sakit.
“Ini semua kita lakukan dengan semangat ibadah yang tinggi, meskipun di bulan puasa, demi membantu meringankan beban keluarga kita yang sedang sakit dan membutuhkan uluran tangan,” tambah Dewi dengan nada tulus.
Tindak Lanjut Sistematis Melalui 'Home Visit'
Tidak berhenti di situ, TP PKK Kota Palembang juga merancang tindak lanjut yang lebih sistematis dan berkelanjutan.
Bersama Kepala Puskesmas setempat, mereka akan mengintensifkan program kunjungan rumah (home visit) bagi warga yang memiliki keterbatasan fisik maupun finansial untuk menuju fasilitas kesehatan. Dengan begitu, masyarakat yang terkendala transportasi tetap bisa mendapatkan penanganan medis yang layak.
“Untuk tindak lanjutnya, kami berkoordinasi erat bersama Kepala Puskesmas agar bisa melakukan kunjungan rumah secara rutin, khususnya bagi warga yang sulit menuju rumah sakit atau puskesmas,” jelas Dewi Sastarani.
Program ini tidak hanya berhenti di Sematang Borang. Dewi membuka peluang besar untuk memperluas cakupan ke kecamatan lain di seluruh wilayah Palembang.
Dengan semangat kolaborasi, dedikasi, dan kepedulian, TP PKK bertekad menjadikan kesehatan sebagai hak dasar yang bisa diakses oleh semua lapisan masyarakat, tanpa terkecuali, demi terwujudnya Palembang yang Sehat, Mandiri, dan Sejahtera.
Baca juga: Dipukul dan Diludahi Saat Minta Maaf, IRT di Palembang Polisikan Tetangganya
Baca juga: Sumur Minyak Ilegal Meledak di Keluang Muba, Oknum Polisi Sungai Lilin Disebut Sebagai Pemilik