SURYA.CO.ID - Lailatul Qadar adalah malam yang penuh kemuliaan, disebut dalam Al-Qur’an sebagai malam yang lebih baik daripada seribu bulan.
Malam ini menjadi kesempatan luar biasa bagi umat Islam untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan memperbanyak ibadah, doa, dan permohonan ampunan.
Rasulullah SAW mengajarkan sebuah doa khusus yang sangat dianjurkan untuk dibaca pada malam Lailatul Qadar, yaitu:
اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ كَرِيمٌ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي
Allahumma innaka ‘afuwwun karim tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni
(Ya Allah, Engkau Maha Pemaaf lagi Maha Mulia, Engkau mencintai maaf, maka maafkanlah aku).
Doa ini bukan sekadar rangkaian kata, melainkan sebuah pengakuan atas sifat Allah yang Maha Pemaaf dan Maha Mulia.
Dengan doa ini, seorang hamba mengakui kelemahannya, memohon agar dosa-dosanya dihapus, dan berharap agar Allah melimpahkan rahmat serta ampunan.
Makna dari doa ini sangat mendalam. Kata Afuwun menunjukkan bahwa Allah tidak hanya mengampuni dosa, tetapi juga menghapus jejaknya seakan tidak pernah terjadi.
Sementara Karim menegaskan bahwa Allah memberi karunia tanpa batas kepada hamba-Nya.
Ketika seorang Muslim memohon dengan kalimat fa’fu ‘anni, ia sedang meminta agar Allah benar-benar menghapus dosa-dosa yang pernah dilakukan, sehingga hidupnya kembali bersih dan penuh harapan.
Amalan yang dapat dilakukan di malam Lailatul Qadar selain membaca doa ini adalah shalat malam, membaca Al-Qur’an, berdzikir, dan memperbanyak sedekah.
Semua bentuk ibadah tersebut akan bernilai sangat besar karena malam ini lebih baik daripada seribu bulan.
Baca juga: Tata Cara Sholat Malam Lengkap Bacaan Niat dan Doanya