Laporan Wartawan TribunBengkulu.com, M Rizki Wahyudi
TRIBUNBENGKULU.COM, REJANG LEBONG – Sejumlah pemudik mulai berdatangan ke Curup, Kabupaten Rejang Lebong, menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Para perantau memanfaatkan momen ini untuk pulang kampung dan berkumpul bersama keluarga setelah lama merantau di luar daerah.
Kedatangan pemudik didominasi oleh warga yang menggunakan transportasi darat seperti bus dari berbagai kota di Indonesia.
Kangen Kampung Halaman Setelah 15 Tahun
Salah satu pemudik, James saat diwawancarai wartawan TribunBengkulu.com di Terminal Tipe A Simpang Nangka Curup mengaku baru bisa kembali ke kampung halamannya setelah 15 tahun merantau di Sukabumi, Jawa Barat.
Ia mengatakan, kepulangan kali ini dilakukan karena memiliki kesempatan dan kondisi ekonomi yang memungkinkan untuk mudik bersama keluarga.
“Sudah lama tidak pulang, kangen dengan kampung halaman. Kebetulan juga sekarang ada rezeki, jadi sekalian ajak istri dan anak,”sampai James.
James menempuh perjalanan dari Sukabumi ke Curup menggunakan bus dan mengaku perjalanan berjalan lancar tanpa kendala berarti. Ia menceritakan selama perjalanan memang banyak kendaraan lainnya yang diduga juga sesama pemudik.
“Alhamdulillah perjalanan dari Sukabumi sampai ke Curup lancar,”tambahnya.
Baca juga: Mudik Lokal Picu Antrean di SPBU KM 6,5 Bengkulu Meningkat Jelang Lebaran 2026
Ajak Keluarga yang Baru Pertama Kali ke Curup
James merupakan warga asli Curup yang tinggal di kawasan Pasar Atas, Kelurahan Pelabuhan Baru, Kecamatan Curup Tengah.
Ia menyebutkan, momen mudik tahun ini menjadi spesial karena istri dan anaknya baru pertama kali mengunjungi Curup.
“Ini pertama kali istri dan anak ke Curup. Jadi sekalian ingin memperkenalkan kampung halaman,” jelasnya.
Selain itu, kepulangannya juga dimanfaatkan untuk merayakan Hari Raya Idul Fitri bersama keluarga besar di Rejang Lebong.
"Sekalian lebaran juga mas,"tambahnya.
Pemudik Lain Manfaatkan Libur Lebaran
Pemudik lainnya, Anton, juga memanfaatkan waktu libur kerja untuk pulang kampung dari Medan ke Curup.
Ia mengatakan, perjalanan mudik dilakukan menggunakan bus dengan tujuan utama merayakan Lebaran bersama keluarga.
“Saya pulang karena dapat waktu libur kerja. Ingin merayakan Lebaran bersama keluarga di sini,”ucap Anton.
Mudik Lebaran tahun ini menjadi momentum bagi para perantau untuk kembali ke daerah asal, baik untuk melepas rindu maupun mempererat hubungan dengan keluarga.