TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN- Kabar mengejutkan datang dari kancah sepak bola Sumatera Utara.
Di tengah persiapan yang kian matang jelang bergulirnya Liga 4 Sumatera Utara 2026, salah satu peserta, Batak United FC, secara tiba-tiba memutuskan mundur dari kompetisi.
Keputusan tersebut tentu menjadi sorotan, mengingat ajang yang juga bertajuk Piala Gubernur Sumatera Utara itu tinggal menghitung hari.
Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan oleh PSSI Sumut, kompetisi ini akan mulai kick-off pada 26 Maret 2026.
Tak hanya itu, seluruh tahapan persiapan sebenarnya sudah rampung. Mulai dari verifikasi tim hingga pembagian grup telah dilakukan. Batak United FC sendiri sebelumnya tergabung di Grup C bersama Muspika FC, Tanjungbalai United, Payabakung United, dan Satria Muda FC Sergai.
Mundurnya Batak United FC pun memunculkan tanda tanya besar, terutama terkait dampaknya terhadap format dan jalannya kompetisi.
Pasalnya, perubahan jumlah peserta berpotensi memengaruhi sistem pertandingan yang telah disusun sebelumnya.
Sekretariat PSSI Sumut, Yosephine Sembiring, membenarkan kabar tersebut. Ia menyebut pihaknya masih menunggu keputusan lebih lanjut terkait langkah yang akan diambil setelah mundurnya salah satu tim peserta.
“Kalau Batak United mundur, otomatis kita akan tanyakan ke Komdis dan Departemen Kompetisi bagaimana mekanismenya,” ujar Yosephine kepada Tribun Medan.
Yosephine menambahkan, hingga saat ini PSSI Sumut belum bisa memastikan apakah akan ada perubahan format kompetisi atau penyesuaian jadwal.
Semua keputusan masih menunggu hasil pembahasan dari Komite Disiplin (Komdis) serta Departemen Kompetisi PSSI.
“Intinya kita tunggu keputusan Komdis, dan terkait mekanisme pelaksanaan masih menunggu Departemen Kompetisi,” lanjutnya.
Situasi ini tentu menjadi perhatian bagi tim-tim lain yang telah bersiap menghadapi kompetisi.
Dengan waktu yang semakin dekat menuju kick-off, kejelasan regulasi dan format pertandingan menjadi hal krusial demi menjaga kelancaran jalannya Liga 4 Sumatera Utara 2026.
Kini, publik sepak bola Sumatera Utara menantikan keputusan resmi dari PSSI terkait langkah yang akan diambil.
Apakah akan ada pengganti Batak United FC, atau justru dilakukan penyesuaian format di Grup C, semuanya masih menjadi tanda tanya.
Yang jelas, dinamika ini menambah warna tersendiri jelang dimulainya kompetisi kasta regional tersebut, yang diharapkan tetap berjalan kompetitif dan menjunjung tinggi sportivitas.
Sementara itu, Tribun Medan masih terus mengupayakan konfirmasi dari pihak manajemen Batak United FC guna memperoleh penjelasan resmi terkait alasan di balik keputusan mereka mundur dari kompetisi Liga 4 Sumatera Utara 2026.
(Cr29/tribun-medan.com)