4 Korban Kecelakaan Dimakamkan di Petarukan Pemalang, Calya Tabrak Bus Agra Mas di Tol Tegal
deni setiawan March 19, 2026 05:55 PM

TRIBUNJATENG.COM, PEMALANG - Kecelakaan tragis terjadi di Tol Pejagan-Pemalang KM 290B, Kabupaten Tegal, Kamis (19/3/2026).

Akibat kecelakaan itu, empat pemudik asal Bekasi Jawa Barat yang merupakan satu keluarga ini meninggal.

Disebutkan, mereka sedang perjalanan mudik menuju Petarukan Pemalang.

Baca juga: Kecelakaan Tragis Calya Tabrak Bus Agra Mas di Tol Tegal, 4 Pemudik Meninggal 1 Kritis

Empat jenazah korban kecelakaan di Tol Pejagan- Pemalang KM 290B Kecamatan Warureja, Kabupaten Tegal, dimakamkan di Dusun Peron, Kelurahan Petarukan, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang pada Kamis (19/3/2026). 

Para korban diketahui satu keluarga.

Mereka adalah pemudik dari Kota Cikarang, Bekasi yang sedang melakukan perjalanan menuju Petakuran.

Diketahui, lokasi kampung halaman korban berada di Dusun Peron, Petarukan.

Jarak dengan lokasi kecelakaan sekira 30 kilometer.

"Empat korban kecelakaan meninggal dimakamkan di Petarukan dan 1 orang yang masih balita, kritis saat ini di ruang ICU untuk menjalani perawatan," kata Indra Setiawan, Humas RS Siaga Medika Pemalang.

Indra mengatakan, empat korban meninggal mengalami cedera serius di kepala akibat benturan keras.

Sementara itu, korban balita juga mengalami luka yang sama yaitu cedera di kepala dan saat ini masih belum sadarkan diri.

"Sementara ini masih menjalani perawatan intensif balita yang selamat dan belum ada upaya rujuk ke rumah sakit lain," ungkapnya.

Baca juga: Gede Pasek Tuntut Owner Bus PO Haryanto, Anggap Cuci Tangan Pasca Kecelakaan Beruntun di Tol Batang

• Kesaksian Korban Kecelakaan Bus Zentrum di Tol Brebes: Tak Sadar Tiba-tiba Terlempar

Calya Tabrak Bus Berhenti

Para korban kecelakaan itu diketahui berada di mobil Calya saat melintasi jalan tol.

Kasat Lantas Polres Tegal, AKP Bharatungga Dharuning Pawuri mengatakan, kecelakaan itu melibatkan Calya dengan nomor polisi B 2399 FFR dan bus Agra Mas dengan nomor polisi T 7622 DA di jalur B (jalur one way) KM 290.

Saat itu, Bus Agra Mas sedang berhenti darurat di bahu jalan untuk mengecek ban dan lampu darurat juga sudah dinyalakan.

Calya yang berisi rombongan para korban kemudian melintas dan oleng ke kanan hingga menabrak bagian belakang bus.

Pihaknya menduga pengemudi mengantuk karena dalam pergerakan kendaraan tidak ditemukan tanda-tanda pengereman.

"Dugaan sementara, pergerakan kendaraan tidak ada tanda- tanda pengereman diperkirakan mengantuk atau panik tetapi masih perlu pendalaman lebih lanjut," AKP kata Bharatungga. (*)

Sumber Kompas.com

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.