TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Rest Area Tol Semarang- Batang, tepatnya di KM 391 Kecamatan Ringinarum, Kabupaten Kendal dipenuhi pemudik saat jam istirahat, Kamis (19/3/2026).
Nampak deretan mobil pribadi berpelat Jakarta terparkir di rest area tersebut.
Sejumlah pemudik menghabiskan waktu istirahat dengan bersantai di taman rest area.
Ada pula yang beristirahat di posko mudik serta masjid rest area, termasuk Nur Hasyim.
Pemudik asal Jakarta itu telah tiga kali beristirahat di rest area jalur tol sepanjang perjalanan menuju Purwodadi.
Baca juga: Pelabuhan Kendal Batal Layani Arus Mudik dan Balik Tahun Ini
• Kecelakaan Tragis Calya Tabrak Bus Agra Mas di Tol Tegal, 4 Pemudik Meninggal 1 Kritis
"Semalam berangkat pukul 22.00, istirahat di KM 102 rest area Tegal dan di sini," kata Nur Hasyim.
Nur Hasyim selalu menyempatkan waktu tiap tahun untuk mudik ke kampung halamannya, di tengah kesibukan menjadi pekerja rantau.
Bersama keluarga kecilnya, dia sempat terjebak macet saat masuk Tol Jakarta- Cikampek. Namun kemacetan tak lagi terlihat setelahnya hingga masuk Tol Kendal.
"Ada kemacetan di pintu Tol Jakarta Cikampek, antre cukup panjang semalam. Setelah itu lancar tidak ada hambatan," imbuhnya.
Petugas piket Tol KM 391 Kendal, Ipda Karyono mengatakan, hingga siang ini belum mengalami peningkatan arus lalu lintas.
Menurutnya, puncak arus lalu lintas terjadi pada Rabu (18/3/2026) malam.
Alhasil, rest area di tol KM 391 Kendal dipenuhi oleh pemudik.
Sebagai antisipasi penumpukan berlebih, pihaknya kini memberlakukan sistem buka tutup rest area tersebut.
"Untuk yang ramai memang tadi malam. Siang ini masih terpantau ramai lancar tapi tidak sepadat semalam," tuturnya.
Dia menambahkan, pemudik biasanya menggunakan waktu dhuhur dan maghrib untuk beristirahat di rest area. Sehingga penumpukan kendaraan tak dapat terhindarkan.
Pihaknya pun memberikan waktu istirahat kepada pemudik selama 30 menit untuk menghindari penumpukan kendaraan di rest area.
"Siang ini di rest area cukup banyak tapi tidak sepenuh semalam. Ini nanti apabila penuh lagi, kami terapkan sistem buka tutup," sambungnya.
Dia memprediksi, peningkatan arus masih akan terjadi saat sore hingga malam ini, terutama pemudik yang singgah di rest area.
"Kemungkinan masih ramai, karena arus dari barat one way siang ini ramai lancar meskipun mengalami penurunan kelandaian,"
"Silakan untuk data kendaraan yang lewat bisa langsung ke Kalikangkung, karena di sini sifatnya hanya singgah," paparnya.
Baca juga: Tak Ada Larangan Takbir Keliling Pakai Sound Horeg, Kapolres Kendal: Tolong Dipikirkan Lagi
• Gede Pasek Tuntut Owner Bus PO Haryanto, Anggap Cuci Tangan Pasca Kecelakaan Beruntun di Tol Batang
Sementara itu, Kapolres Kendal, AKBP Hendry Susanto Sianipar mengungkapkan, Kendal menjadi salah satu titik lelah yang harus diwaspadai pemudik.
Ketiga titik itu di antaranya di Weleri tepatnya perbatasan Pantura Batang dengan Kendal, serta Pantura Brangsong Kendal.
Adapun satu titik lain berada di jalan tol Batang-Semarang KM 402 sampai KM 405 tepatnya di Desa Penjalin, Kecamatan Brangsong.
"Kendal itu satu wilayah sebelum masuk ke Kota Semarang. Ini jadi titik lelah arus mudik," katanya.
Kapolres menambahkan, pihaknya telah menyiagakan pos-pos yang tersebar di jalan tol maupun jalur Pantura yang bisa digunakan pemudik untuk beristirahat.
Di jalan tol, pemudik bisa berhenti di rest area KM 389 dan 391, sedangkan di jalur Pantura rest area bisa ditemukan di dekat Exit Tol Weleri, Alun-alun Kendal, serta Exit Tol Kaliwungu.
"Atau bisa beristirahat seperti di Pospam Terpadu, SPBU, masjid, dan rest area tol Semarang-Batang yang tersebar di Kabupaten Kendal dan sepanjang Pantura Kendal," imbuhnya.
Kapolres pun meminta pemudik tetap mengutamakan keselamatan saat berkendara.
"Bagi pemudik yang merasa lelah dan ngantuk, sebaiknya beristirahat dulu. Jangan memaksa jika sudah lelah, utamakan keselamatan," tandasnya. (*)