- IRAN kembali meningkatkan intensitas serangan ke Israel dalam operasi True Promise 4 pada Kamis (19/3/2026).
Gelombang rudal dilaporkan menghantam sejumlah wilayah strategis, termasuk Haifa, Galilea, hingga Dataran Tinggi Golan.
Sirene peringatan serangan udara meraung di seluruh Israel utara, menandai serangan kesembilan yang terjadi hanya dalam satu hari.
Petugas medis Israel merespons sejumlah laporan dampak rudal di dekat Haifa, sementara kerusakan dilaporkan terjadi di beberapa area permukiman.
Dalam eskalasi paling mematikan, sepasang lansia dilaporkan tewas di Ramat Gan akibat serangan rudal bermuatan bom kluster.
Otoritas setempat menyebut korban hanya beberapa detik lagi mencapai bunker perlindungan saat rudal menghantam.
Israel menghadapi sedikitnya empat gelombang serangan rudal dalam delapan jam terakhir, menyebabkan korban luka dan kerusakan luas.
Dalam serangan itu, Iran mengonfirmasi penggunaan rudal balistik Khorramshahr-4 dan Qadr.
Dua rudal ini disebut mampu membawa submunisi bom kluster, memicu kekhawatiran besar terhadap keselamatan warga sipil.
Laporan lain menyebut Bandara Internasional Ben Gurion, salah satu pusat penerbangan utama Israel, juga ikut menjadi sasaran serangan.
Sejumlah video yang beredar di media sosial memperlihatkan kobaran api di beberapa lokasi usai rentetan rudal menghantam.
Korps Garda Revolusi Iran atau IRGC menyatakan serangan ini merupakan bagian dari operasi balasan terbaru, dengan melibatkan rudal canggih dan drone presisi.
Situasi keamanan di Israel kini berada dalam status siaga tinggi, sementara dunia internasional memperingatkan risiko meluasnya konflik di kawasan Timur Tengah.
(*)
Sumber: https://video.tribunnews.com/news/920818/iran-lesatkan-bom-klaster-dahsyat-kepung-pangkaan-idf-bandara-terbesar-dirudal-hanguskan-3-jet